Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Industri Mesin Bubut dan Pengaruhnya Terhadap Kelangsungan Pendidikan Anak di Kelurahan Kejambon Tegal

Indra Satria , 3201406537 (2011) Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Industri Mesin Bubut dan Pengaruhnya Terhadap Kelangsungan Pendidikan Anak di Kelurahan Kejambon Tegal. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Industri Mesin Bubut dan Pengaruhnya Terhadap Kelangsungan Pendidikan Anak di Kelurahan Kejambon Tegal) - Published Version
Download (7Mb)

    Abstract

    Ada beberapa masalah yang dapat dijumpai mengenai masalah pendidikan di daerah industri. Salah satu masalahnya adalah masih banyak anak yang tidak sanggup untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dikarenakan semakin mahalnya biaya pendidikan untuk sekolah menengah. Kebanyakan orang tua menyuruh anaknya bekerja menjadi buruh setelah tamat SD, SMP dan SMA. Salah satu permasalahan tersbut dapat di jumpai di Kota Tegal, yang terkenal dengan kawasan Home Industry khususnya di Kelurahan Kejambon, karena daerah tersebut cukup menyerap banyak tenaga kerja sehingga pendidikan hanya dipandang sebelah mata. Kelurahan Kejambon ini dikenal sebagai sentra industri mesin bubut yang telah berlangsung turun-temurun. Berhubungan dengan hal tersebut penulis ingin meneliti tentang kondisi sosial ekonomi keluarga buruh industri mesin bubut dan pengaruhnya terhadap kelangsungan pendidikan anak di Kelurahan Kejambon Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh buruh industri mesin bubut yang berada di Kelurahan Kejambon Tegal. Sampel yang digunakan adalah 25% dari jumlah populasi yang ada yaitu 280 buruh industri mesin bubut, sehingga diperoleh pembulatan dari jumlah buruh sebagai sampel yaitu sebesar 70 buruh industri mesin bubut. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Proportional Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dan observasi di daerah penelitian. Metode analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan deskriptif dengan menerapkan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan kondisi sosial ekonomi keluarga buruh industri mesin bubut sebagian besar berpendidikan SMP, dengan penghasilan antara Rp. 750.000 – Rp. 1000.000. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebesar 33 anak lulus SMA, 17 anak lulus SMP dan 3 anak hanya lulus SD sedangkan sisanya keluar sekolah atau mengalami droup out sebanyak 26 anak. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami drop out atau putus sekolah dikarenakan tidak ada biaya dan anak bekerja menjadi buruh industri mesin bubut. Berdasarkan hasil penelitian 28% dari pendapatan yang digunakan untuk biaya pendidikan beberapa anak mengalami drop out atau putus sekolah. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah pendidikan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk menyongsong masa depan anak, sebaiknya orang tua memberikan bekal yang cukup kepada anak-anaknya untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi untuk bekal masa depan anak

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kondisi, Sosial Ekonomi, Pendidikan Anak.
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    L Education > L Education (General)
    T Technology > TX Home economics
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 10 Aug 2011 21:58
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:06

    Actions (login required)

    View Item