PERUBAHAN EKOLOGI DAN PERILAKU MASYARAKAT PASCA PEMBEBASAN LAHAN PROYEK JALAN LINTAS SELATAN SELATAN (JLSS) DI DESA CISUMUR KECAMATAN GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP

Fitria Mariah Ulfah , 3401413073 (2017) PERUBAHAN EKOLOGI DAN PERILAKU MASYARAKAT PASCA PEMBEBASAN LAHAN PROYEK JALAN LINTAS SELATAN SELATAN (JLSS) DI DESA CISUMUR KECAMATAN GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (235Kb)

    Abstract

    Pembangunan infrastruktur jalan proyek Jalan Lintas Selatan Selatan (JLSS) yang membutuhkan tanah milik warga mengharuskan pemerintah melakukan proses pengadaan tanah. Pengadaan tanah atau yang sering disebut pembebasan lahan mengakibatkan masyarakat di Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap mengalami perubahan dalam hal ekologi dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui proses pembebasan lahan proyek JLSS di Desa Cisumur. (2) Mengetahui risiko ekologis yang terjadi pada masyarakat Desa Cisumur. (3) Mengetahui pengaruh risiko ekologis terhadap perilaku masyarakat Desa Cisumur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan pada penelitian ini berjumlah 9 orang dengan pembagian 4 orang sebagai informan utama dan 5 orang sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi, untuk memastikan kebenaran dari data yang diperoleh. Metode analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan untuk menganalisis hasil temuan adalah masyarakat risiko oleh Ulrich Beck Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Proses pembebasan lahan yang terjadi melalui 4 tahap yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan pengadaan tanah, dan penyerahan hasil. (2) Risiko ekologis terlihat dari perubahan dalam pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai bahu jalan menjadikan sawah dan pekarangan. Perubahan pemanfaatan lahan tersebut berpengaruh pada berkurangnya hasil pertanian masyarakat dan jumlah tanaman yang tumbuh dipekarangan (3) Risiko sosial yang dihadapi masyarakat Desa Cisumur sebagai dampak dari adanya perubahan ekologi terlihat pada perubahan aktivitas dan pelapisan sosial pada masyarakat di Desa Cisumur. Saran bagi masyarakat Desa Cisumur diharapkan lebih memperhatikan kondisi lingkungan agar tetap seimbang kaitannya dalam pengembangan usaha dan pembangunan ulang rumah tinggal yang terkena pembebasan lahan agar keberadaan lahan sawah dan pekarangan tidak semakin berkurang. Perlu adanya penyuluhan maupun pelatihan dari kelompok yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa dengan tujuan memberikan motivasi dan keterampilan kepada penduduk kaitannya dengan pengembangan usaha yang tidak mengurangi jumlah lahan pertanian agar para petani tidak terpinggirkan karena lahan sawah semakin berkurang. Sedangkan bagi pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, pembangunan jalan yang telah direncakan diharapkan segera terlaksana agar akses jalan mudah dilalui dan mengurangi kecelakaan karena buruknya medan jalan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembebasan lahan, perubahan ekologi, perubahan perilaku
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography > Trafic System
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 21 Dec 2018 07:05
    Last Modified: 21 Dec 2018 07:05

    Actions (login required)

    View Item