KONSTRUKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP PEKERJAAN BIDANG PERTANIAN DI DESA SITEMU KECAMATAN TAMAN KABUPATEN PEMALANG

Fifi Fatmala Sari , 3301413093 (2017) KONSTRUKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP PEKERJAAN BIDANG PERTANIAN DI DESA SITEMU KECAMATAN TAMAN KABUPATEN PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (326Kb)

    Abstract

    Banyaknya angkatan kerja di bidang pertanian adalah orang yang sudah tua. Pemuda banyak yang kurang minat untuk bekerja di bidang pertanian. Padahal pertanian sudah menjadi sumber bahan pokok bagi bangsa Indonesia. Kehidupan perkotaan dan pedesaan juga telah bergantung pada hasil pertanian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konstruksi sosial pemuda terhadap pekerjaan bidang pertanian di Desa Sitemu Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Sitemu Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Fokus penelitian ini adalah: 1) Pandangan pemuda Desa Sitemu tentang petani dan pekerjaan bidang pertanian; 2) Konstruksi sosial pemuda Desa Sitemu terhadap pekerjaan bidang pertanian; dan 3) Keputusan dan tindakan pemuda Desa Sitemu dalam memilih pekerjaan di bidang pertanian atau non pertanian. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan interactive model. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pemuda memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap pekerjaan bidang pertanian. Ada yang positif dan negatif. Mereka yang berpandangan positif menimbulkan tindakan untuk memilih pekerjaan di bidang pertanian hingga akhirnya memutuskan untuk bekerja di bidang pertanian. Sedangkan yang berpandangan negatif menimbulkan tindakan untuk menolak bekerja di bidang pertanian hingga akhirnya memutuskan untuk tidak memilih pekerjaan di bidang pertanian; 2) Konstruksi sosial pemuda dimulai pada tahap eksternalisasi yaitu bahwa pemuda telah mampu beradaptasi menyesuaikan diri dengan masyarakat karena telah mengenal pertanian sejak masih kecil. Setelah itu pada tahap objektivasi pemuda desa mulai kurang peduli terhadap pertanian karena mereka tidak aktif dan tidak memiliki peran apapun terhadap pekerjaan bidang pertanian. Tahap terakhir yaitu internalisasi bahwa pemuda memaknai bahwa pekerjaan pertanian tidak dapat mencapai tujuan hidupnya sehingga pemuda akhirnya tidak memilih bekerja di bidang pertanian. Pemuda lebih memilih pekerjaan non pertanian dan lebih suka bekerja di kota daripada bekerja di desa; dan 3) Keputusan dan tindakan pemuda dalam memilih maupun tidak memilih pekerjaan di bidang pertanian dipengaruhi oleh berbagai faktor sepertidiri sendiri, keluarga, teman atau komunitas, usia, lingkungan, dan globalisasi. Saran yang diberikan penulis yaitu: 1) Pemuda Desa Sitemu diharapkan tidak meninggalkan bidang pertanian meskipun bekerja di bidang non pertanian. Pemuda diharapkan tetap ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pertanian. 2) Pemerintah Desa Sitemu diharapkan memiliki program dalam meningkatkan minat pemuda di bidang pertanian dengan membentuk suatu komunitas yang tidak hanya berisi orang tua saja, tetapi pemuda juga dapat berkontribusi dalam setiap kegiatan tersebut. Selain itu diharapkan adanya kerjasama antara pemerintah, pemuda dan komunitas kelompok tani dalam mengembangkan pertanian seperti peningkatan kualitas padi, peningkatan kualitas tenaga kerja, dan peningkatan teknologi pertanian.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Konstruksi Sosial, Pemuda, Pekerjaan Pertanian
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    L Education > Special Education > Civic Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 10 Dec 2018 08:08
    Last Modified: 29 Mar 2019 14:25

    Actions (login required)

    View Item