KAJIAN KERAPATAN VEGETASI HUTAN LINDUNG GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH TAHUN 2016 MENGGUNAKAN METODE INDEKS VEGETASI

Nuansa Chandra L, 3211412002 (2017) KAJIAN KERAPATAN VEGETASI HUTAN LINDUNG GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH TAHUN 2016 MENGGUNAKAN METODE INDEKS VEGETASI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (323Kb)

    Abstract

    Kawasan hutan lindung yang terdapat di Gunung Ungaran menjadi sangat penting keberadaannya karena merupakan hulu langsung dari 4 Daerah Aliran Sungai (DAS). Studi literatur dan komunikasi dengan pihak Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah menunjukkan masih belum ada studi ilmiah mengenai vegetasi di daerah hutan lindung Gunung Ungaran. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerapatan vegetasi di hutan lindung Gunung Ungaran tahun 2016 dengan menggunakan metode indeks vegetasi NDVI, SAVI, ARVI, DVI dan RVI, dan mengetahui metode indeks vegetasi yang memiliki akurasi paling tinggi dalam prediksi menentukan kerapatan vegetasi di hutan lindung Gunung Ungaran. Lokasi penelitian ini berada di hutan lindung Gunung Ungaran menurut RTRW Jateng 2009-2029. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi, interpretasi dan survei lapangan. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive random sampling dengan memanfaatkan hasil overlay kelima transformasi indeks vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan luasan yang berbeda-beda pada masingmasing hasil transformasi indeks vegetasi. Terdapat perbedaan luas yang kecil pada transformasi NDVI dan SAVI yaitu seluas 900 m2 atau setara 1 piksel pada citra Landsat-8. Sedangkan untuk klasifikasi yang dihasilkan oleh transformasi ARVI luasan yang dihasilkan lebih banyak masuk ke dalam kelas rapat dan klasifikasi yang dihasilkan oleh transformasi DVI dan RVI lebih banyak luasan yang masuk ke dalam kelas jarang. Dengan menggunakan matriks kesalahan diketahui nilai akurasi keseluruhan dari masing-masing transformasi indeks vegetasi sebagai berikut; NDVI = 75,61%, SAVI = 74,39%, ARVI = 60,98%, DVI = 57,32%, RVI = 39,02%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan klasifikasi metode interval teratur pada indeks vegetasi menghasilkan luas kerapatan yang berbeda-beda pada masing-masing indeks vegetasi dan didapati bahwa transformasi NDVI memiliki akurasi terbaik dalam pendugaan kelas kerapatan vegetasi. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, terutama menggunakan transformasi NDVI dengan metode klasifikasi lain, serta pada daerah jarang dan sangat jarang dapat dilakukan reboisasi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Indeks Vegetasi, Kerapatan Vegetasi, Matriks Kesalahan
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 03 Dec 2018 08:12
    Last Modified: 05 Apr 2019 09:34

    Actions (login required)

    View Item