ANALISIS LOKASI USAHA SEKTOR INFORMAL BIDANG PERDAGANGAN DAN JASA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DESA SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG

Teguh Astriyanto , 3353405541 (2010) ANALISIS LOKASI USAHA SEKTOR INFORMAL BIDANG PERDAGANGAN DAN JASA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DESA SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ANALISIS LOKASI USAHA SEKTOR INFORMAL BIDANG PERDAGANGAN DAN JASA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DESA SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG) - Published Version
Download (1994Kb)

    Abstract

    Masalah dalam penelitian ini bagaimana profil usaha sektor informal serta bagaimana kondisi infrastruktur, biaya lokasi, lingkungan bisnis, dan tenaga kerja sektor informal bidang perdagangan dan jasa di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Semarang Desa Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Populasi di dalam penelitian ini sebanyak 1453 pelaku usaha sektor informal bidang perdagangan dan jasa di Desa Sekaran, sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 94 pelaku usaha sektor informal bidang perdagangan dan jasa di Desa Sekaran yang diambil dengan teknik Proporsional Area Random Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kondisi infrastruktur, biaya lokasi, lingkungan bisnis, dan tenaga kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis deskriptif persentase. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa profil usaha di Desa Sekaran sebagian besar pelaku usaha di dalam menjalankan usahanya yaitu antara 0 – 5 tahun sebesar 67,02 %, status usaha dikelola bersama keluarga sebesar 57,45%, status kepemilikan lokasi milik sendiri sebesar 71,28%, pendapatan per bulan pengusaha selain pengusaha kos antara Rp. 1.000.000,00 – Rp. 2.000.000,00 sebesar 32,36% dan pendapatan per tahun untuk pengusaha kos yaitu diatas Rp. 25.000.000,00 sebesar 26,92%. Kondisi infrastruktur, biaya lokasi, lingkungan bisnis, dan tenaga kerja yaitu pendapat pelaku usaha mengenai masih adanya kondisi jalan menuju lokasi usaha yang kurang bagus sebesar 13,83% dan kondisi jalan yang tidak bagus sebesar 2,13%, pendapat pelaku usaha mengenai biaya yang dikeluarkan untuk membeli maupun untuk menyewa lokasi usaha sangat mahal sebesar 32,98%, pendapat pelaku usaha mengenai tingkat keamanan di sekitar lokasi yang kurang aman sebesar 5,32% dan pendapat pelaku usaha mengenai tenaga kerja yang sudah tepat. Saran bagi Pemerintah Kota Semarang hendaknya pembangunan infrastruktur di Desa Sekaran harus lebih ditingkatkan lagi, bagi masyarakat di Desa Sekaran hendaknya lebih dapat meningkatkan keamanan, bagi para pelaku usaha hendaknya harus lebih selektif lagi di dalam menentukan lokasi usahanya yang dilihat dari kondisi infrastruktur, biaya lokasi, lingkungan bisnis dan tenaga kerjanya sehingga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar, diminati dan disukai oleh para konsumen serta mendapatkan keuntungan yang maksimum.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Lokasi Usaha, Sektor Informal Bidang Perdagangan dan Jasa
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 31 Jul 2011 23:17
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:02

    Actions (login required)

    View Item