TINJAUAN GEOGRAFIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA PANCUR DESA JIMBARAN KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI

Heri Muslihanto , 3211410041 (2017) TINJAUAN GEOGRAFIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA PANCUR DESA JIMBARAN KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (205Kb)

    Abstract

    Dalam pembangunan dan pengembangan kawasan obyek wisata Goa Pancur, kondisi geografi sekitar obyek wisata menjadi faktor yang sangat penting dalam pelaksanaan pengembangan kawasaan obyek wisata agar pengembangan obyek wisata Goa Pancur sesuai dengan tujuan yang ingin di capai. Jadi, permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor geografi apa sajakah yang berperan dalam upaya pengembangan kawasan obyek wisata Goa Pancur di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati? Penelitian ini mengambil lokasi objek wisata di Desa Jimbaran Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung objek wisata Goa Pancur. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil sampel acak sehingga diperoleh jumlah sampel 15 orang. Peneliti menggunakan teknik proposional random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah tinjauan secara geografis atau kondisi alam di objek wisata Goa Pancur dan faktorfaktor pengembang untuk berkembangnya objek wisata Goa Pancur. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor geografis lokasi mudah dilalui dan cukup baik, dengan ketinggian tempat mencapai 245 m diatas permukaan air laut dan lokasi terendah mencapai 5 m dengan rata-rata 67,71 m pada kemiringan lereng antara 0-8%, 8-15%, 15- 25%, 25-45%, > 45% lebih didominan oleh ketinggian 0- 8%, fenomena bentang alam karst kendeng utara tercermin melalui banyaknya bukit-bukit kapur kerucut, munculnya mata air pada rekahan batuan, mengalirnya sungai-sungai bawah tanah dengan lorong goa sebagai koridornya, dengan demikian Desa Jimbaran termasuk memiliki iklim E yaitu beriklim kering hal ini telah di buktikan dengan jumlah curah hujan yang sedikit setiap tahunnya. Batuan yang terdapat di Desa jimbaran berdasarkan pada Peta Geologi terdiri dari dua jenis batuan yaitu alluvium dan miosen fasies batu gamping, yang mana sebagian besar wilayah Desa Jimbaran memiliki jenis batuan alluvium, sumber air yang digunakan oleh penduduk berasal dari mata air yang mengalir melalui bidang-bidang lapisan batuan. Saran yang diajukan yaitu 1)perlu adanya koordinasi yang baik agar kegiatan pengembangan dan pembangunan di objek wisata berjalan lancar. 2) perlu adanya usaha meningkatkan pelayanan, fasilitas, sarana dan prasarana, akomodasi untuk meningkatkan pengembangan objek wisata. 3) perlu memperhatikan faktor-faktor geografis fisik maupun non fisik dalam pengembangan objek wisata.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Tinjauan Geografis, Pengembangan, Objek Wisata
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > Development of Tourism Object
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 14 Mar 2018 10:55
    Last Modified: 14 Mar 2018 10:55

    Actions (login required)

    View Item