IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) 2016 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG

Bangun Prayogi , 8111413029 (2017) IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) 2016 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Implementasi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa harus memperhatikan prinsip Good Government untuk mewujudkan pembangunan desa dan kesejahteraan desa. Permasalahan yang dikaji penulis (1) Bagaimana implementasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 di Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang? (2) Faktorfaktor apa yang mempengaruhi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 di Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang? Tujuan Peneliti (1) Untuk mengidentifikasi implementasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 di Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. (2) Untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 di Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Metode penelitian peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan yuridis empiris. Data primer diperoleh dari wawancara pihak terkait, data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen resmi terkait pembahasan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pemerintah Desa Limbangan kurang terbuka dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 karena belum adanya papan informasi tentang besarnya dana disetiap kegiatan yang seharusnya ada papan informasi tentang pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa agar masyarakat lebih tahu dari dan untuk apa saja dana desa itu, disini saya menggunakan teori Good Government dan teori Lawrence M. Friedman. (2) Faktor pendukung terdiri dari, Komunikasi, Sarana dan Prasarana, dan Dana Desa Besar. Faktor penghambat terdiri dari, Sumber Daya Manusia, dan Kurangnya Partisipasi Masyarakat disini saya menggunakan teori George M. Edward dan Teori Charles O. Jones yang berkaitan tentang penerapan implementasi. Simpulan peneliti (1) Pemerintah Desa Limbangan kurang terbuka dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 karena belum adanya papan infromasi tentang pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja. (2) Faktor pendukung terdiri dari, Komunikasi dimana aspirasi masyarakat dapat diterima oleh Pemerintah Desa, Sarana dan Prasarana dimana gedung Balai Desa baru dapat memperlancar di bidang administrasi, dan Dana Desa Besar dimana semua kegiatan dapat terlaksana. Faktor penghambat terdiri dari, Sumber Daya Manusia dimana aparatur desa belum menguasai di bidang administrasi, dan Kurangnya Partisipasi Masyarakat. Dengan adanya penelitian ini dimaksudkan untuk dapat menerapkan prinsip Good Governmentbagi Pemerintah Desa untuk mewujudkan pembangunan desa dan kesejahteraan desa Di Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tersebut kepada masyarakat tentang pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 khususnya masyarakat Desa Limbangan Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: APBDes, Good Government,Implementasi , Pengelolaan.
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Indah Tri Pujiati
Date Deposited: 05 Mar 2018 09:50
Last Modified: 05 Mar 2018 09:50

Actions (login required)

View Item