PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TINDAK KEKERASAN ANAK : Studi tentang Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi di Wilayah Hukum Kota Semarang

CHRISTINA NATALIA , 8111412066 (2017) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TINDAK KEKERASAN ANAK : Studi tentang Anak Jalanan Korban Eksploitasi Ekonomi di Wilayah Hukum Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Anak merupakan salah satu aset pembangunan nasional harus dipertimbangakan kualitas dan masa depannya, anak jalanan adalah fenomena nyata yang merasakan ekploitasi ekonomi. Mereka harus membantu orangtua dengan alasan ekonomi keluarga. Tanpa anak itu sadari mereka sudah merasakan tindak kekerasan anak. Perlunya perlindungan Dinas Sosial Kota Semarang agar anak mendapat hak yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana bentuk perlindungan hukum yang diberikan Dinas Sosial terhadap anak jalanan korban eksploitasi ekonomi di wilayah hukum Kota Semarang, 2) apakah kinerja Dinas Sosial Kota Semarang dalam memberikan perlindungan hukum sudah sesuai dengan Undang-Undang 35 Tahun 2014. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap anak jalanan di Kota Semarang dan kinerja dinas sosial sudah sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan Yuridis Sosiologis. Sumber data penelitian diperoleh dari: Data Primer dan Data Sekunder. Sedangkan metode pengumpulan data dilakukan melalui: wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat adalah pertama, menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hukum yang dilakukan Dinas Sosial Kota Semarang terhadap anak jalanan korban eksploitasi ekonomi ada 7 upaya adalah 1) perlindungan terhadap anak jalanan korban eksploitasi dan pendampingan hukum, 2) pengendalian sewaktu-waktu, 3) penampungan sementara, 4) pendekatan awal, 5) pengungkapan dan pemahaman masalah, 6) bimbingan sosial dan pemberdayaan, dan 7) rujukan. kedua belum sesuai kinerja Dinas Sosial Kota Semarang masih belum terlaksana perlindungan anak terkait eksploitasi ekonomi anak jalanan Semarang Simpulan kurangnya maksimal bentuk perlindungan anak yaitu upaya yang ketiga, keempat, keenam, dan ketujuh, perlunya perbaikan pelayanan publik baik tempat rehabilitasi amongjiwo, anak jalanan mendapat pendidikan dan akta kelahiran, serta diharapkan Dinas Sosial Kota Semarang bekerjasama dengan Kepolisian mengenai pelaku eksploitasi ekonomi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Anak; Kekerasan; Perlindungan.
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Indah Tri Pujiati
Date Deposited: 27 Feb 2018 07:53
Last Modified: 27 Feb 2018 07:53

Actions (login required)

View Item