PELAKSANAAN PEMUNGUTAN RETRIBUSI ALAT PEMADAM KEBAKARAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI JASA UMUM DI KOTA SEMARANG

Muhammad Syahidin , 8111411284 (2017) PELAKSANAAN PEMUNGUTAN RETRIBUSI ALAT PEMADAM KEBAKARAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI JASA UMUM DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah dari beberapa tempat di Kota Semarang yang seharusnya terdapat alat keamanan terhadap bahaya kebakaran tidak terdapat alat pemadam kebakaran padahal dalam peraturan keselamatan tempat-tempat yang sudah masuk kategori harus mempunyai system keamanan terhadap bahaya kebakaran tentu saja ini juga sangat berpengaruh dengan retribusi alat pemadam kebakaran di Kota Semarang padahal retribusi alat pemadam kebakaran merupakan salah satu pendapatan asli daerah dari Kota Semarang sehingga perlu penelitian mengenai proses pelaksanaan retribusi apakah ada masalah dalam prosesnya dan tentu saja faktor-faktor yang mempengaruhi retribusi tersebut . Perumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana pelaksanaan pemungutan retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran di Kota Semarang berdasarkan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum? (2) Apa faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan pemungutan retribusi pemeriksaan alat pemadam kabakaran berdasarkan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum? Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah non-doktrinal . Lokasi penelitian dinas Pemadam Kebakaran, café peacock tembalang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Pelaksanaan Pemungutan Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum Di Kota Semarang peneliti menemukan masih memiliki beberapa kekurangan seperti waktu permohonan yang relative lama yaitu lebih dari 7 hari yang seharusnya maksimal 5 hari kerja sesuai dengan SOP dan kurangnya data penyebaran alat pemadam kebakaran di Kota Semarang. Faktor yang menjadi penghambat Pelaksanaan Pemungutan Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum Di Kota Semarang peneliti menemukan beberapa faktor penghambat seperti lamanya proses perijinan maksimal 5 hari kerja tetapi terjadi lebih dari 5 hari seperti yang telah dialami narasumer bapak Arif sebagai pengguna jasa, beberapa pemohon yang tidak menaati peraturan dan kurangnya data terkait jumlah apar di masyarakat. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Pelaksanaan Pemungutan Retribusi Alat Pemadam Kebakaran Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum Di Kota Semarang masih memiliki beberapa kekurangan. 2) Faktor-faktor yang menghambat retribusi alat pemadam kebakaran yaitu, terlalu lamanya proses permohonan yaitu yang seharusnya maksimal 5 hari kerja tetapi terjadi lebih dari 5 hari kerja seperti yang telah dialami narasumer bapak Arif sebagai pengguna jasa, kurangnya data yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran terkait jumlah alat pemadam kebakaran pada masyarakat dan adnya pemohon yang tidak menaati peraturan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: http://lib.unnes.ac.id/cgi/users/home?screen=EPrint::Edit&eprintid=30014&stage=core#Retribusi, Pelayanan Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KB Hukum
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Indah Tri Pujiati
Date Deposited: 27 Feb 2018 07:47
Last Modified: 27 Feb 2018 07:47

Actions (login required)

View Item