HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN INTERNET ADDICTION PADA MAHASISWA


Frederike Asokawati , 1511412148 (2017) HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN INTERNET ADDICTION PADA MAHASISWA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 1511412148.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (755kB) | Preview

Abstract

Hampir semua orang mengakses internet setiap hari untuk berbagai keperluan. Salah satu alasan individu menggunakan internet adalah untuk melampiaskan emosi. Penggunaan internet untuk melampiaskan emosi, akan menimbulkan perasaan nyaman dan betah berada di depan internet dan berpotensi menimbulkan masalah psikologis yang dikenal sebagai kecanduan internet, atau biasa disebut internet addiction. Oleh sebab itu, kemampuan seorang individu untuk meregulasi emosi juga akan berhubungan dengan tingkat internet addiction. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan internetaddiction pada mahasiswa. Peneltian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 388 mahasiswa Unnes yang mengalami internet addiction dari 500 mahasiswa Unnes yang mengisi skala. Teknik sampling yang digunakan, yaitu area probability sampling. Data penelitian internet addiction, diambil menggunakan skala internet addiction berdasarkan kriteria internet Addiction Beard & Eve yang mengacu pada kriteria internet addiction Young dengan jumlah aitem sebanyak 25 pernyataan favorable dan mempunyai koefisien validitas antara 0,354 sampai 0,654. Sedangkan data penelitian regulasi emosi diambil menggunakan skala regulasi emosi yang mengacu pada Emotion Regulation Scale milik Gross dengan dua subskala yang dihitung secara terpisah, berdasarkan bentuk startegi regulasi emosi, yaitu reappraisal dan suppression. Jumlah aitem pada masing-masing subskala sebanyak 11 pernyataan favorable dan unfavorable. Koefisien validitas subskala reappraisal berkisarantara 0,294 sampai 0,570 dan koefisien validitas subskala suppression berkisar antara 0,134 sampai 0,610. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda menggunakan bantuan software statistik. Hasil penelitian menunjukan nilai R=0,292, artinya bahwa secara simultan ada hubungan positif antara regulasi emosi berdasarkan bentuk strategi reappraisal dan suppression dengan internet addiction. Setiap bentuk strategi regulasi memiliki arah hubungan yang berbeda. Reappraisal memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan internet addiction, sedangkan suppression memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan internet addiction. Jadi, simpulan yang dapat diambil adalah ada hubungan antara regulasi emosi dengan internet addiction.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Internet Addiction, Regulasi Emosi Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
T Technology > Information and Computer
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Depositing User: Eko Handoyo Eko
Date Deposited: 19 Feb 2018 20:32
Last Modified: 19 Feb 2018 20:32
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/29941

Actions (login required)

View Item View Item