HUBUNGAN EGO DEPLETION DAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT TENTARA KOTA TEGAL

Novrizal Pratama Koto, 1511412135 (2017) HUBUNGAN EGO DEPLETION DAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT TENTARA KOTA TEGAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (723Kb)

    Abstract

    Petugas kesehatan bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada setiap masyarakat. Para petugas kesehatan pada seluruh Rumah Sakit pada umumnya dan pada Rumah Sakit Tentara pada khususnya dituntut untuk memiliki perilaku prososial dalam memberikan pelayanan kepada pasien, Akan tetapi kenyataan yang ada di Indonesia banyak petugas kesehatan di Rumah Sakit maupun di pusat pelayanan kesehatan lainnya tidak memiliki perilaku prososial. Kurangnya perilaku prososial pada petugas kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya perilaku prososial pada petugas kesehatan yaitu karena ego depletion.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap Hubungan Ego Depletion Dan Perilaku Prososial pada Petugas Kesehatan di Rumah Sakit Tentara Kota Tegal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis korelasional product moment menggunakan software pengolahan data. Populasi yang digunakan adalah seluruh petugas kesehatan yang memenuhi karateristik yaitu laki-laki dan perempuan, masih aktif bekerja di Rumah Sakit Tentara Kota Tegal dan merupakan petugas kesehatan di Rumah Sakit Tentara Kota Tegal dengan metode Incidental sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Ego Depletion 21 aitem dan Skala Perilaku Prososial 28 aitem. Perilaku prososial yang dimiliki oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit Tentara Kota Tegal berada dalam kategori tinggi dengan nilai mean empiris 79,01 dan aspek yang berkontribusi paling besar adalah altruistic prosocial behavior dengan nilai mean sebesar 16,49 (80%). Ego Depletion yang dimiliki oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit Tentara Kota Tegal berada dalam kategori rendah dengan nilai mean empiris 61,98 dan aspek yang berkontribusi paling besar adalah kelelahan psikis dengan nilai mean sebesar 27,81 (47%). Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Product Moment, teknik One Sample Kolmogorov-Smirnov dan teknik linearity. Pada teknik Product Moment ditemukan hasil koefisien korelasi sebesar (rxy) = -0,325 dengan p = 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti diterima. Nilai korelasi koefisien sebesar -0,325 mengartikan hubungan antara ego depletion dan perilaku proososial merupakan hubungan yang negatif.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: petugas kesehatan, ego depletion, perilaku prososial
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > Social Relation
    L Education > Special Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
    Depositing User: Eko Handoyo Eko
    Date Deposited: 19 Feb 2018 08:24
    Last Modified: 29 Mar 2019 13:42

    Actions (login required)

    View Item