FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KECENDERUNGAN KECURANGAN (FRAUD): PERSEPSI PEGAWAI PADA DINAS KOTA SEMARANG

Lisa Zahratul Adni, 7211413204 (2017) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KECENDERUNGAN KECURANGAN (FRAUD): PERSEPSI PEGAWAI PADA DINAS KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (981Kb)

    Abstract

    Kecurangan merupakan kesalahan yang sengaja dilakukan oleh individu maupun kelompok untuk memperoleh keuntungan pribadi namun dapat merugikan pihak lain ataupun publik pada sektor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi para pegawai di instansi pemerintahan pada subbagian keuangan mengenai pengaruh kesesuaian kompensasi, penegakan peraturan, dan komitmen organisasi terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Penelitian ini menggunakan semua populasi sebagai sampel penelitian dengan metode purposive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 41 pegawai instansi pemerintahan yang bekerja di subbagian keuangan pada Dinas se-Kota Semarang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis full model Structural Equation Model (SEM) dengan alat analisis smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian kompensasi tidak berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Sedangkan penegakan peraturan berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Serta komitmen organisasi berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan (fraud). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hanya penegakan peraturan dan komitmen organisasi yang dapat mempengaruhi kecenderungan kecurangan (fraud). Saran dalam penelitian ini, diharapkan dinas kota Semarang dapat memberikan aturan yang lebih ketat terutama terhadap pengeluaran yang disajikan dalam laporan keuangan, pejabat berwenang diharapkan lebih tanggap terhadap pelanggaran yang ada, serta untuk penelitian selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan wawancara langsung agar responden lebih tepat sasaran. Fraud is intentionally fault by individual or group to personal gain but can harm other parties or the public in the government sector. This research aims to explore the perceptions of employees in government agencies on the financial subsection of the influence of complience compensation, enforcement of regulations, and organizational commitment to fraud tendencies. This research used all population as sample with purposive sampling method. Respondents in this research as many as 41 employees of government agencies working in the sub-section of finance Department in Semarang. Data analysis method used in this research is full model analysis of Structural Equation Model (SEM) with smartPLS 3.0 analysis tool. The results showed that there is no effect between compliance compensation with fraud tendencies.While the enforcement of regulations has a significant negative effect to fraud tendencies and organizational commitment has a significant negative effect to fraud tendencies. Based on the results of the study, it can be concluded that only enforcement of regulations and organizational commitments can affect the tendency of fraud. The advice given in the research to government service in Semarang that is expected give stricter regulation especially to expend presented in financial report, authorized official expected to be more responsive to violation, and expected for the next research can do direct interviews so that respondents on target.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: kecenderungan kecuragan, persepsi, Tendency Fraud, Perception
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > Public Service
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 14 Feb 2018 11:23
    Last Modified: 30 Mar 2019 10:46

    Actions (login required)

    View Item