Pelaksanaan Pendidikan Keterampilan Komputer Bicara Bagi Warga Belajar Tunanetra di Lembaga Yayasan Sahabat Mata

Andika Pratama , 1201412053 (2017) Pelaksanaan Pendidikan Keterampilan Komputer Bicara Bagi Warga Belajar Tunanetra di Lembaga Yayasan Sahabat Mata. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1117Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan pendidikan keterampilan yang ada di Lembaga Yayasan Sahabat Mata karena program keterampilan komputer bicara termasuk hal unik dan berbeda dengan yang diberikan oleh lembaga lain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan pendidikan keterampilan bagi penyandang tunanetra di Lembaga Yayasan Sahabat Mata? (2) Bagaimana kendala para penyandang tunanetra pada program komputer bicara di Lembaga Yayasan Sahabat Mata? (3) Bagaimana solusi yang dilakukan Lembaga Yayasan Sahabat Mata dalam mengatasi kendala pada program komputer bicara? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek terdiri dari 2 orang, 1 orang sebagai ketua lembaga dan instruktur program komputer bicara, 1 warga belajar program komputer bicara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi:, (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) simpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) pelaksanaan pendidikan keterampilan pada program komputer bicara menggunakan 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelakasanaan (2) kendala warga belajar pada program komputer bicara seperti waktu pembelajaran, kondisi warga belajar dan lingkungan lembaga. (3) solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala dengan merubah jadwal pembelajaran, penggantian instruktur, buku ajar huruf braile, aplikasi JAWS, memotivasi, dan pendampingan dalam menyelesaikan masalah. Saran dalam penelitian ini: (1 )tambahan jam pembelajaran mengingat warga belajar sangat membutuhkan keterampilan ini agar tidak menggantungkan hidupnya ke orang lain. (2) Perlu dilakukan komunikasi yang lebih intensif dari pihak instruktur maupun lembaga dengan warga belajar agar dapat mengetahui kendala yang dihadapi oleh warga belajar. (3) Solusi yang dilakukan lembaga saat ini perlu ditingkatkan lagi agar warga belajar mampu mandiri dan tidak malu dengan keterbatasan yang mereka miliki. Untuk proses magang perlu diwajibkan mengingat pengalan di lapangan untuk bekal warga belajar bersaing dengan orang lain nantinya dan lokasi dicarikan oleh lembaga karena keterbatasan yang dimiliki pasti susah untuk mencari tempat magang..

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pendidikan Keterampilan, solusi
    Subjects: L Education > L Education (General) > Tutoring
    L Education > LC Special aspects of education > Vocational Skill
    L Education > Special Education > Non-formal education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: Akhmad Abdul Hakim
    Date Deposited: 01 Feb 2018 14:36
    Last Modified: 01 Feb 2018 14:36

    Actions (login required)

    View Item