EVALUASI CIPPO PROGRAM PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU KELAS X SMA DI KOTA SEMARANG (CIPPO: Context, Input, Process, Product, Outcome)

Siti Robingah Pujiati , 1102413003 (2017) EVALUASI CIPPO PROGRAM PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU KELAS X SMA DI KOTA SEMARANG (CIPPO: Context, Input, Process, Product, Outcome). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1362Kb)

    Abstract

    Permendikbud no 160 tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 menyatakan bahwa selambat-lambatnya tahun ajaran 2019/2020 seluruh sekolah di Indonesia telah mengimplementasikan Kurikulum 2013. Pada tahun 2016 terhadap 2.049 SMA di Indonesia diberikan Pendampingan Kurikulum 2013. Di Kota Semarang sendiri terdapat 12 sekolah sasaran pendampingan Kurikulum 2013 pada tahun 2016. Program Pendampingan Kurikulum 2013 akan dilaksanakan setiap tahun sampai tahun ajaran 2019/2020. Tujuan umum program adalah memantapkan pemahaman dan keterampilan teknis guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 khususnya guru kelas X. Penelitian terdahulu menunjukan bahwa guru masih mengalami kendala dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 meskipun telah diberikan pendampingan, pengamatan awal menunjukan bahwa masih terdapat guru yang belum memahami teknis implementasi kurikulum 2013 khususnya dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik dan penilaian otentik. Sehingga dengan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan evaluasi terhadap program pendampingan kurikulum 2013. Melihat beberapa penelitian terkait yang pernah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa penelitian yang biasanya dilakukan hanya berfokus pada hasil dan kendala yang dihadapi, padahal evaluasi secara menyeluruh sangat penting dilakukan. Sehingga dalam penelitian ini peneliti menggunakan model evaluasi CIPPO.Peneliti mengukur keberhasilan program dilihat dari 5 komponen yaitu Context (konteks), Input (masukan), Process (proses), Product (produk), dan Outcome (manfaat). Penelitian ini menggunakan pendekatan dan metode kuantitatif deskriptif yaitu dengan menggunakan kuesioner, pengamatan, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil evaluasi Context menunjukan bahwa 98% program sesuai dengan kebutuhan guru. Hasil evaluasi Input menunjukan sumber daya yang dimiliki program sudah sangat baik yaitu mencapai 100%. Evaluasi Process menunjukan proses kegiatan pendampingan sudah dilaksankan 100% sesuai dengan juknis pendampingan Kurikulum 2013. Evaluasi product menunjukan 98% guru mampu melaksanakan pembelajaran dan penilaian berbasis Kurikulum 2013 dengan lebih baik setelah mengikuti program. Evaluasi manfaat bahwa guru memperoleh manfaat positif setelah mengikuti pendampingan yaitu meningkatnya sikap, pengetahuan dan keterampilan dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: evaluasi program, pendampingan, kurikulum 2013, cippo
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan (S1)
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 29 Jan 2018 13:08
    Last Modified: 29 Jan 2018 13:08

    Actions (login required)

    View Item