KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SDN GUGUS DEWI SARTIKA KABUPATEN PEMALANG

Yessika Okvitasari , 1401412097 (2016) KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SDN GUGUS DEWI SARTIKA KABUPATEN PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.Oleh karena itu, IPA penting untuk diajarkan pada kurikulum tingkat dasar.Berdasarkan pra penelitian di kelas V SDN Gugus Dewi Sartika yang dilakukan melalui data hasil belajar, observasi, dan wawancara ditemukan informasi bahwa hasil belajar IPA rendah disebabkan karena guru cenderung menggunakan model konvensional berupa ceramah. Adapun rumusan masalahdalam penelitian ini yaitu apakah model Problem Based Learning lebih efektif bila dibandingkan dengan modelkonvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkajikeefektifan model Problem Based Learningterhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa. dengan populasi siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika berjumlah 175. Sampel yang digunakan yaitu SDN 01 Banjaran sejumlah 25 siswa dan SDN 04 Banjaran sejumlah 25 siswa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu tes unjuk kerja dan studi dokumenter. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas,uji kesamaan rata-rata, uji perbedaan rata-rata, dan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga thitung lebih besar jika dibandingkan harga ttabel (2,653 > 2,011) dengan signifikansi (0,011 < 0,05), artinya Ha diterima. Ha diterima berarti terdapat perbedaan posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Rata-rata posttestkelas kontrol sebesar 74, sedangkan kelas eksperimen sebesar 79,84. Hal tersebut menunjukkan model Problem Based Learning lebih efektif bila dibandingkan dengan model konvensional terhadap hasil belajar IPA materi batuan dan proses pembentukan tanah pada siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika. Simpulan penelitian ini adalah model Problem Based Learning lebih efektif digunakan pada pembelajaran IPA siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika dibandingkan dengan model konvensional. Sarandalam penelitian ini sebaiknya mampu merencanakan dan mengelola waktu pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan baik.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: hasil belajar; keefektifan; problem based learning;IPA.
Subjects: L Education > L Education (General) > Motivating Learners
L Education > L Education (General) > Learning Model
L Education > LB Theory and practice of education > Problem Based Learning
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: Akhmad Abdul Hakim
Date Deposited: 15 Jan 2018 13:09
Last Modified: 15 Jan 2018 13:09

Actions (login required)

View Item