PERANAN INOVASI PERTANIAN KERANG HIJAU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR (STUDI KASUS DI TAMBAKLOROK KOTA SEMARANG

Duwi Susanti , 3401412103 (2016) PERANAN INOVASI PERTANIAN KERANG HIJAU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR (STUDI KASUS DI TAMBAKLOROK KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (287Kb)

    Abstract

    Penelitian ini membahas mengenai peranan inovasi pertanian kerang hijau yang terdapat di Kampung Tambaklorok. Inovasi merupakan ide-ide, praktikpraktik, atau obyek-obyek berupa teknologi sebagai sesuatu yang baru. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui penyebab munculnya inovasi pertanian kerang hijau, 2) untuk mengetahui gambaran munculnya inovasi pertanian kerang hijau, dan 3) untuk mengetahui dampak inovasi pertanian kerang hijau terhadap perekonomian masyarakat di Kampung Tambaklorok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kampung Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Informan dalam penelitian ini ada 3 informan utama, dan 9 orang informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data penelitian diperoleh dengan triangulasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemunculan inovasi pertanian kerang hijau di Tambaklorok disebabkan oleh adanya kesadaran dari individu akan perlunya ide-ide baru. 2) Inovasi pertanian kerang hijau ini dilakukan dengan cara dan penggunaan media-media yang sederhana, yaitu dengan menancapkan bambu, memasangkan tali tambang, tidak perlu perawatan, dan pembibitan, tetapi memperoleh hasil panen yang melimpah. 3) Dampak pertanian kerang hijau terhadap perekonomian masyarakat Kampung Tambaklorok yaitu, terjadi peningkatan pendapatan pada nelayan yang beralih menjadi petani kerang hijau, memunculkan pekerjaan baru, memunculkan organisasi baru, dan dapat menghemat pengeluaran untuk menimbun tanah, yaitu dengan mencampur padas dengan kulit kerang hijau. Saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu, 1) pemerintah hendaknya memberikan dukungan dan bantuan kepada petani kerang hijau terkait dengan pengembangan usahanya. 2) Petani kerang hijau di Kampung Tambaklorok hendaknya kembali mengaktifkan perkumpulan organisasi Paguyuban Kerang Hijau Mandiri dan merutinkan adanya sistem kas yang nantinya kas tersebut dapat dipinjam sebagai modal untuk mengembangkan usahanya dan Paguyuban Mandiri bisa mendapatkan keuntungan dari usaha petani kerang hijau sehingga terciptanya kesejahteraan yang meningkat. 3) Paguyuban Kerang Hijau Mandiri perlu membentuk tim marketing pemasaran yang bekerja sama dengan DKP atau Kementrian Perdagangan agar dapat mendistribusikan kerang hijau sampai ke pasar-pasar dalam negeri maupun internasional.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Inovasi, Masyarakat Pesisir, Perekonomian
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
    H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 10 Jan 2018 13:27
    Last Modified: 10 Jan 2018 13:27

    Actions (login required)

    View Item