STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENGENALKAN MATEMATIKA PERMULAAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ANANDA KUDUS

Lisa Andriyani , 1601412029 (2016) STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENGENALKAN MATEMATIKA PERMULAAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ANANDA KUDUS. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (258Kb)

    Abstract

    Kesiapan anak untuk memasuki masa pendidikan dasar ditandai dengan berkembangnya semua potensi yang dimiliki anak. Salah satu potensi yang perlu dikembangkan sejak dini adalah ketrampilan dasar untuk persiapan membaca, menulis dan berhitung. Pada bidang kognitif merupakan penambahan pengetahuan ke dalam ingatan jangka panjang oleh karena itu usia 4-5 tahun anak dapat dikenalkan tentang konsep sederhana dalam kehidupan sehari hari, seperti halnya mengenal matematika permulaan. Di Indonesia, pembelajaran berhitung dapat diajarkan pada anak asalkan sesuai dengan tahapanya dan metode yang digunakan harus menyenangkan, strategi pembelajaran matematika realistik bisa menjadi pilihan guru untuk mengenalkan anak dalam pembelajaran matematika khususnya pengenalan konsep dasar lambang bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran matematika realistik dalam mengenalkan matematika permulaan pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam menghimpun data. Teknik analisis data penelitian ini adalah Miles & Huberman yakni dengan penyajian data, reduksi data, simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mengenalkan matematika permulaan melalui strategi pembelajaran matematika realistik yang dilakukan di TK Ananda Kudus meliputi perencanaan pembelajaran, strategi pengorganisasian, strategi penyampaian, dan strategi pengelolaan. Dalam mengenalkan matematika permulaan guru TK Ananda Kudus salah satunya mengajak anak untuk bermain permainan tradisional, dengan bermian permainan tradisional anak secara tidak langsung belajar tentang pengenalan konsep. Sehingga pembelajaran berpusat pada anak dan tugas guru merupakan fasilitator bagi anak, dimana guru memfasilitasi kegiatan main yang dibutuhkan oleh anak. Kegiatan main akan dijelaskan oleh guru di penyampaian materi selanjutnya guru membebaskan anak untuk melakukan kegiatan bermain. Guru mengevaluasi anak dengan cara observasi selama kegiatan main dan membatu anak ketika anak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan kegiatan bermainya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: strategi pembelajaran matematika, matematika permulaan, anak usia dini
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD, S1
    L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD (S1)
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 19 Dec 2017 14:16
    Last Modified: 19 Dec 2017 14:16

    Actions (login required)

    View Item