PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 DI KELAS IV A SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KEMBARAN KULON KABUPATEN PURBALINGGA

Novita Wulandari , 1401412543 (2016) PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 DI KELAS IV A SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KEMBARAN KULON KABUPATEN PURBALINGGA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (338Kb)

    Abstract

    Penilaian autentik merupakan pengumpulan data yang dapat memberikan informasi tentang perkembangan belajar peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini terfokus pada pelaksanaan penilaian autentik dalam Kurikulum 2013 di Kelas IV A SDN 1 Kembaran Kulon Kabupaten Purbalingga. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan pelaksanaan penelitian autentik Kurikulum 2013 di kelas IV A SDN 1 Kembaran Kulon Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IV A, dan peserta didik kelas IV A SDN 1 Kembaran Kulon Kabupaten Purbalingga. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengggunakan Miles dan Huberman. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi dan member check. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa (1) guru dan kepala sekolah sudah memahami penilaian autentik dalam Kurikulum 2013; (2) guru sudah melaksanakan penilaian autentik dalam Kurikulum 2013 meliputi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kendala dalam pelaksanaan penilaian autentik pada kompetensi sikap, sebagai berikut: (1) waktu yang diperlukan cukup lama; (2) peserta didik sulit untuk menjawab jujur sikap yang dimiliki temannya; serta (3) sulitnya mengawasi perilaku peserta didik. Kendala dalam pelaksanakan penilaian autentik pada kompetensi pengetahuan, yaitu: (1) peserta didik kurang memahami soal dan (2) memerlukan waktu yang lama. Kendala dalam pelaksanaan penilaian autentik dalam kompetensi keterampilan, yaitu: (1) tidak semua peserta didik aktif dalam kegiatan proyek kelas dan lebih mengandalkan anak yang pandai untuk menyelesaikan tugas; (2) peserta didik sulit untuk berdiskusi; (3) lebih sering bercanda; (4) banyak alat praktik peserta didik yang tertinggal di kelas; (5) kurangnya kelengkapan portofolio peserta didik; serta (6) peserta didik tidak teratur dalam menyimpan portofolio. Guru sebaikanya membawa lembar penilaian autentik selama pelaksanaan penilaian, supaya penilaian dapat segera diselesaikan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kurikulum 2013; Penilaian Autentik
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 06 Dec 2017 12:02
    Last Modified: 06 Dec 2017 12:02

    Actions (login required)

    View Item