BUDAYA KERJA PADA PENGRAJIN BATIK BAKARAN (Studi Kasus Di Desa Bakaran Kecamatan Juwana Kabupaten Pati)

Achmad Iqbal Galih Fitranto , 3401411180 (2016) BUDAYA KERJA PADA PENGRAJIN BATIK BAKARAN (Studi Kasus Di Desa Bakaran Kecamatan Juwana Kabupaten Pati). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (189Kb)

    Abstract

    Manusia sebagai makhluk sosial, tentunya memiliki hasrat untuk saling bekerja sama dalam satu kesatuan kolektif di mana masyarakat menjadi wujud dari pada individu yang saling berinteraksi satu sama lain. Salah satu bentuk dari kolektivitas itu tampak pada anggota kelompok pengrajin Batik tulis Bakaran di Desa Bakaran. Desa Bakaran sebagai sarana produksi batik tulis Bakaran mendorong masyarakatnya untuk berkecimpung dan menggeluti matapencaharian sebagai pengrajin batik tulis. Perilaku kerja pada aktivitas produksi batik tulis sudah menjadi milik bersama masyarakat Desa Bakaran sehingga terdapat nilai adat-istiadat yang diperoleh dengan cara belajar (enkulturasi). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana warga Desa Bakaran mempertahankan industri batik tulis dalam mata pencahariannya. Mengetahui bentuk struktur kerja dan sistem kerja pengrajin batik pada aktivitas proses produksi batik tulis Bakaran. Serta, mengetahui peranan sektor usaha batik tulis Bakaran dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Bakaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan varian etnografi. Lokasi penelitian di Desa Bakaran meliputi Desa Bakaran Wetan dan Desa Bakaran Kulon sebagai pusat kerajinan batik tulis di Kabupaten Pati. Subjek dalam penelitian ini adalah pengrajin batik tulis Bakaran yang bekerja sebagai pengrajin batik tulis di salah satu sentra industri batik maupun yang bekerja sebagai pengrajin batik tulis di luar sentra industri batik. Informan utama dalam penelitian ini adalah pengrajin batik tulis Bakaran yang sudah lama menggeluti matapencaharian sebagai pengrajin batik tulis, dan informan pendukung merupakan pemilik atau pengelola dari salah satu sentra industri batik tulis Bakaran. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi: reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Validitas data yang digunakan melalui pengamatan, dan triangulasi data dengan teknik triangulasi sumber. Teknik triangulasi sumber diperoleh melalui cara membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara, kemudian membandingkan apa yang dikatakan informan di depan umum dengan apa yang dikatakannya secara pribadi, berikutnya membandingkan apa yang dikatakan informan tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu, selanjutnya membandingkan keadaan dan perspektif informan dengan berbagai pendapat dan pandangan orang lain seperti rakyat biasa, orang yang berpendidikan menengah atau tinggi, orang berada ataupun orang pemerintahan. Penelitian ini menggunakan teori dengan pendekatan fungsionalisme yang dikembangkan oleh dua orang antropolog Inggris yaitu Bronislaw Malinowski dan dikembangkan menjadi pendekatan fungsionalisme-struktural oleh Radcliffe Brown. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi batik tulis Bakaran yang dilakukan oleh pengrajin batik mempunyai struktur dan sistem kerja di mana setiap proses pembuatan batik tulis merupakan satu kesatuan yang utuh sehingga saling memberikan fungsi dan peranan dalam setiap proses pembuatannya. Fungsi dan peranan tersebut menciptakan kesatuan fungsional yang mengarah pada fungsional-struktural pada aspek kerja pengrajin batik tulis sehingga membentuk budaya kerja pada pengrajin batik tulis Bakaran. Sentra industri batik tulis Bakaran yang berorientasi pada sektor usaha berbasis rumah tangga lebih menitikberatkan pada tenaga kerja manusia sebagai komponen utama dan ditopang dengan alat produksi tradisional yang masih sederhana. Matapencaharian sebagai pengrajin batik tulis Bakaran dipandang sebagai pekerjaan yang masih rendah dalam status sosial atau kelas sosial di masyarakat karena orientasi penghasilan yang diperoleh hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar keseharian dan digunakan untuk membelanjakan peralatan atau perlengkapan dari membatik itu sendiri. Artinya, makna kerja dari pengrajin batik tulis Bakaran dengan penghasilan yang masih dalam taraf belum layak masih sampai pada pemenuhan kebutuhan dasar dan masih bersifat subsisten. Simpulan dalam penelitian ini, menunjukan bahwa adanya karakteristik atau ciri khas dari aktivitas produksi batik Bakaran di mana aspek kerja produksi masih mempertahankan batik tulis sebagai komoditi yang dapat dikomersilkan. Dengan begitu pemanfaatan tenaga kerja manusia dan penggunaan alat produksi tradisional masih menjadi prioritas hingga sekarang. Saran yang diperoleh dari hasil penelitian ini antara lain: 1) bagi pengrajin batik tulis Bakaran, khususnya pengrajin batik tulis tradisional harus dapat menyesuaikan perkembangan zaman dan berani bersaing untuk berkompetisi. 2) bagi pengusaha/pengelola/pemilik sentra industri batik tulis Bakaran, upaya mempertahankan nilai intelektualitas dan kolektivitas batik tulis Bakaran dilakukan melalui pelatihan sampai pada pendampingan serta diperlukan pemberian upah yang kompetitif kepada pengrajin batik tulis, sebagai kompensasi komersil sehingga upaya untuk menjanjikan komoditi batik tulis yang unggul dapat terwujud. 3) bagi pemerintah, partisipasi pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan dapat terwujud dengan memperluas dan mempermudah perizinan pemasaran batik tulis Bakaran serta perlindungan hak cipta dari motif batik tulis Bakaran juga perlu dipatenkan untuk melindungi karya dari pengrajin batik tulis Bakaran yang sebagian besar masih bersifattradisional.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Budaya, Kerja, Pengrajin Batik
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > Home Industri
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 21 Nov 2017 12:57
    Last Modified: 21 Nov 2017 12:57

    Actions (login required)

    View Item