KERJA SAMA PAGUYUBAN DALAM MENANGGULANGI LIMBAH TAHU DI DESA PESALAKAN KECAMATAN ADIWERNA KABUPATEN TEGAL

Dwi Ana Fatmawati , 3301412061 (2016) KERJA SAMA PAGUYUBAN DALAM MENANGGULANGI LIMBAH TAHU DI DESA PESALAKAN KECAMATAN ADIWERNA KABUPATEN TEGAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (551Kb)

    Abstract

    Kerja sama adalah suatu bentuk sosial, di mana dalamnya terdapat aktivitas tertentu yang ditujukan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling memahami terhadap aktivitas masing-masing. Desa Pesalakan adalah salah satu Desa yang terkenal dengan Desa Sentral Industri Skala Kecil Tahu. Hampir 400 Masyarakat Desa Pesalakan memproduksi tahu. Di Desa Pesalakan telah terjadi masalah-masalah lingkungan akibat limbah. Pengrajin tahu membentuk paguyuban, paguyuban ini sebagai wadah kerja sama pengrajin tahu untuk menanggulangi limbah. Dari latar belakang tersebut, maka dalam penelitian ini penulis merumuskan permasalahan yaitu (1) Bagaimana Kerja Sama paguyuban dalam menanggulangi limbah tahu?, (2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat Kerja Sama paguyuban dalam menanggulangi limbah tahu? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata. Lokasi penelitian di Desa Pesalakan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Fokus penelitian adalah (1) Kerja sama paguyuban dalam menanggulangi limbah tahu, (2) Faktor pendukung dan penghambat kerja sama paguyuban Desa Pesalakan dalam menanggulangi Limbah tahu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi teknik pengumpulan data. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kerja sama paguyuban untuk mennggulangi limbah tahu adalah kesadaran dari masing-masing pengrajin tahu yang ingin mengatasi limbahnya dan ingin terus memproduksi tahu. Kerja sama paguyuban juga dibantu oleh pemerintah daerah dan berbagai pihak. Paguyuban dalam menanggulangi limbah dan memanfaatkan limbah dengan membangun IPAL untuk menampung limbah cair hasil produksi tahu kemudian memanfaatkannya sebagai BIOGAS. Paguyuban mengadakan pertemuan/rapat maksimal 3 bulan sekali untuk membahas tentang bagaimana pemanfaatan limbah berikutnya dan untuk menjalin silaturahmi antar anggota, paguyuban mengadakan kerja bakti sebulan sekali disekitar lingkungan Desa Pesalakan agar lingkungan tetap bersih dan tidak dicemari oleh limbah. Paguyuban juga memiliki iuran wajib yang dibayarkan setiap anggota paguyuban sebulan sekali sebesar Rp 15.000 untuk perawatan IPAL dan keperluan paguyuban lainnya. (2) Faktor pendorong adanya kerja sama pengrajin tahu di Desa Pesalakan adalah keinginan dari pengrajin untuk bertanggung jawab atas limbah hasil produksi tahunya dan kerja sama ini terjadi karena banyak pihak yang membantu jalannya kerja sama di Desa Pesalakan antara lain Pemda, BLH, BAPEDA, dan Dinas Perindustrian dan faktor penghambat kerja sama masyarakat Desa Pesalakan adalah sedikit banyak pengrajin tahu yang tidak perduli akan masalah limbah yang terjadi di Desa Pesalakan, tidak aktif dalam penanggulangan limbah, dan tidak menjalankan kewajibannya sebagai anggota Paguyuban Berkah Lestari. Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah (1) Kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan Pemerintah Desa Pesalakan untuk lebih mengontrol jalannya kerja sama dalam Paguyuban Berkah Lestari untuk menanggulangi limbah dan mengurangi pencemaran lingkungan, agar tidak terjadi lagi kerusakan lingkungan yang terjadi akibat pengrajin tahu dan limbah yang di hasilkan dalam proses produksi tahu. (2) Kepada Paguyuban Berkah Lestari agar memperbanyak kegiatan-kegiatan dalam Paguyuban terkait dengan efesiensi produksi tahu dan kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kerja Sama, Paguyuban, Menganggulangi, Limbah Tahu
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 16 Nov 2017 14:44
    Last Modified: 16 Nov 2017 14:44

    Actions (login required)

    View Item