STRATEGI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) SEMARANG DALAM MEMPERJUANGKAN HAK-HAK KEWARGANEGARAAN WARGA DIFABEL DI KOTA SEMARANG

Davit Dwi Setiawan , 3301412014 (2016) STRATEGI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) SEMARANG DALAM MEMPERJUANGKAN HAK-HAK KEWARGANEGARAAN WARGA DIFABEL DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (748Kb)

    Abstract

    Hak merupakan suatu hal yang sifatnya adalah harus untuk dimiliki baik itu benda atau bukan, termasuk hak warga difabel. Pemenuhan kebutuhan warga difabel menjadi kepentingan seluruh elemen masyarakat di Indonesia. Tidak terkecuali bagi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang, yang merupakan organisasi sosial non pemerintah yang bergerak di bidang pemenuhan hak-hak kewarganegaraan warga difabel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (Ypac) Semarang dalam memperjuangkan hak-hak kewarganegaraan warga difabel di kota semarang Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang dalam memperjuangkan hak-hak kewarganegaraan warga difabel adalah sebagai berikut: 1. Hak atas pendidikan adalah dengan mendirikan SLB; 2. Hak atas kesehatan dengan memberikan pelayanan rehabilitasi; 3. Hak atas aksesibilitas dengan mengusahakan pengadaan SIM D (tuna rungu, tuna wisma dan tuna daksa); dan 4. Hak atas kesejahteraan sosial adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan untuk berwirausaha kepada warga difabel. Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang juga berperan untuk mempengaruhi kebijakan publik di kota semarang, peran Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang tersebut dilakukan dengan beberapa cara/tindakan diantaranya yaitu: 1. Turut serta dalam perencanaan pembuatan peraturan daerah kota semarang; 2. Kerjasama kedinasan dengan dinas sosial dan dinas pendidikan kota semarang; 3. Kerjasama dengan instansi lain seperti instasi pendidikan dan kesehatan; 4. Menjalin kerjasama dengan berbagai media massa. Kemudian untuk mensosialisasikan hak-hak warga difabel, cara yang digunkan Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang adalah dengan: 1. Optimalisasi peran media massa, 2. Memberikan kesempatan tampil dalam berbagai event kesenian dan bazar; 3. Mengikut sertakan dalam lomba antar anak-anak difabel. Saran yang dapat diberikan kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang adalah terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada warga difabel, serta selalu berusaha menjadi pelopor dalam usaha pemenuhan hakhak wara difabel yang ada di negara Indonesia khususnya Kota Semarang.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Strategi, hak-hak kewarganegaraan, warga difabel/disabilitas
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 15 Nov 2017 06:45
    Last Modified: 15 Nov 2017 06:45

    Actions (login required)

    View Item