PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI DESA KETANONAGENG KECAMATAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN

Supriyanto , 3301411092 (2016) PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI DESA KETANONAGENG KECAMATAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (580Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal mengenai pembangunan masyarakat,dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan yang dirasa kurang maksimal, yang disebabkan minimnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sedangkan kesuksesan program pembangunan harus melibatkan masyarakat agar tercapai tujuan yang diharapakan dari pembangunan tersebut. Pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah :1) Bagaimana peran tokoh agama dalam meningkatkan pembangunan masyarakat, 2) Faktor pendukung peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng, 3) Faktor penghambat peran tokoh agamadalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng. Sesuai dengan permasalahan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengkaji peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng. 2) Untuk menjelaskan faktor pendukung peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng. 3) Untuk menjelaskan faktor penghambatperan tokoh agama dalam pembangunan di Desa Ketanonageng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Desa Ketanonageng. Fokus penelitian ini adalah peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat di DesaKetanonageng, faktor pendukung peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat Desa Ketanoageng, faktor penghambat peran tokoh agama dalam pembangunan Desa Ketanonageng. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran tokoh agama dilakukan melalui kegiatan kegamaan seperti tahlilan dan pengajian, dalam perannya tokoh agama (Kyai dan Makyai) memberikan pembinaan, penyuluhan, memotivasi untuk ikut berpartisipasi dalam peranya memberikan motivasi tokoh agama berperan dalam pembangunan fisik berupa materil yaitu mendirikan Madrasah untuk membina generasi muda sebagai bentuk pembangunan fisik jangka panjang, sedangkan dalam pembangunan non berupa imateril. Tokoh agama (Kyai dan Makyai) dilakukan melalui pendekatan persuasif berupa pembinaandan memberikan arahan kepada masyaraakat maupun nasehat tentang pembangunan melalui kegiatan keagamaan seperti tahllian dan pengajian.Sertasebagai penghubung komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Faktor pendukung peran tokoh agama (Kyai dan Makyai)dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng berupa faktor kharismatik, faktor pengetahuan ilmu agama yang mumpuni dan faktor prilaku sehari-hari. Ketiga faktor pendukung tersebut sangat mempengaruhi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan, dimana figur seorang kyai dan Makyai sangat dihormati dalam masyarakat, Kyai dan Makyai mempunyai kedudukan tinggi dalam masyarakat, dengan pengaruhnya yang besar dalam masyarakat akan mudah mempengaruhi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Faktor penghambat peran tokoh agama (Kyai dan Makyai) dalam pembangunan masyarakat di Desa Ketanonageng berupa tingkat kepadatan penduduk dan kesibukan masyarakat hal tersebut menghambat partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan seperti tahlillan dan pengajian. sedangkan dalam perannya tokoh agama (Kyai dan Makyai) melalui kegiatan keagamaan seperti tahlilan dan pengajian. Dari hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa peranan Kyai dan Makyai dalam meningkatkan partisipasi pembangunan, di Desa Ketanonageng.Dengan memberikan pembinaan, penyuluhan, motivasi dan agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan.Saran penulis pemerintah desa hendaknya meningkatkan program-program pembangunan selanjutnya. Faktor pendukung peran tokoh agama hendaknya lebih ditingkatkan lagi seperti mengadakan kegiatan diluar kegiatan agama, untuk lebih mempererat tali silahturahmi antar masyarakat.Faktor penghambat peran tokoh agama (Kyai dan Makyai) dalam pembangunan berupa kepadatan penduduk dan kesibukan masyarakat, hendaknya diperlukan peran dari beberapa pihak yang berpengaruh dalam masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pembangunan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Peran Tokoh agama, pertisipasi masyarakat, pembangunan masyarakat
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: UNSPECIFIED
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2017 13:52
    Last Modified: 13 Nov 2017 13:52

    Actions (login required)

    View Item