PEMBERDAYAAN BALAI REHABILITASI SOSIAL PGOT/EKS.PSIKOTIK SAMEKTO KARTI PEMALANG TERHADAP PEMBINAAN MORAL PENGEMIS, GELANDANGAN, DAN ORANG TERLANTAR (PGOT) DI PEMALANG

Rani Filliastuti , 3301411016 (2016) PEMBERDAYAAN BALAI REHABILITASI SOSIAL PGOT/EKS.PSIKOTIK SAMEKTO KARTI PEMALANG TERHADAP PEMBINAAN MORAL PENGEMIS, GELANDANGAN, DAN ORANG TERLANTAR (PGOT) DI PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (854Kb)

    Abstract

    Kesejahteraan sosial hakekatnya merupakan tujuan bagi manusia yang hidup di dunia. Namun, kenyataannya saat ini kesejahteraan di Indonesia masih tergolong rendah, karena masih banyak keluarga-keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan. Rendahnya kesejahteraan terlihat dengan banyaknya PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) terutama di daerah Pemalang. Hal ini sangat memprihatinkan karena Indonesia dalam dasar negaranya sudah menjamin kesejahteraan warganya yaitu pada pasal 27 ayat 2 UUD 1945. Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti sebagai pelaksana teknis Dinas Sosial Jawa Tengah yang bertungas memberikan pelayanan kepada PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) di Kabupaten Pemalang di bidang pelayanan dan rehabilitasi sosial dengan menggunakan multi layanan yang bertujuan untuk mewujudkan keberfungsian PMKS. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pemberdayaan Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti terhadap pembinaan moral PGOT (pengemis, gelandangan, dan orang terlantar) di kabupaten Pemalang? (2) Bagaimana strategi pembinaan moral yang dilakukan Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti dalam membina PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) di Kabupaten Pemalang?. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pemberdayaan Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti terhadap pembinaan Moral PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) di Kabupaten Pemalang, (2) untuk mengetahui strategi pembinaan moral yang dilakukan Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti dalam membina PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar) di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti Pemalang yang terletak di Jalan Raya Pabrik Comal Baru, Ampel Gading, Kabupaten Pemalang. Obyek penelitian ini adalah pegawai Balai Rehabilitasi Sosial Samekto Karti dan penerima manfaat Balai Rehabilitasi Samekto Karti. Metode pengumpulan data berupa: observasi, waancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaksi dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian datadan verivikasi data. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pemberdayaan Balai Samekto Karti Pemalang melalui pengembangan kapasitas kelembagaan cukup baik. Balai Samekto Karti telah menempuh langkah-langkah untuk mengembangakan kapasitas kelembagannya, baik pada tingkat sistem yaitu penguatan dengan adanya visi dan misi, terdapat dasar hukum pelaksanaan balai, penyesuaian prosedur kerja balai sesuai peraturan terbaru yaitu Peraturan Gubernur No. 53 Tahun 2013, tingkat entitas yaitu penguatan dengan menyesuaikan struktur organisasi sesuai Peraturan Gubernur No. 53 Tahun 2013, komunikasi, kemitraan kerja, kepemimpinan, sarana dan prasarana, dan tingkat individu yaitu penguatan yang dilakukan adalah penambahan jalur rekruitmen, peningkatan standar kompetensi calon, pengembangan pegawai melalui pengikutsertaan pegawai dalam pelatihan-pelatihan yang bersangkutan. (2) Strategi pembinaan moral yang dilakukan oleh Balai Samekto Karti Pemalang dilakukan dengan beberapa kegiatan pembinaan, yaitu pembinaan keagamaan untuk menumbuhkan nilai religius, pembinaan mental dan sosial untuk menumbuhkan nilai sosialitas, pembinaan ideologi dan pembinaan perilaku untuk menumbuhkan nilai kesopanan dan tanggung jawab serta pembinaan ketrampilan untuk menumbuhkan nilai kemandirian. Pembina berusaha memberikan solusi yang terbaik dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh penerima manfaat, baik masalah pribadi maupun masalah kelompok. Dalam melakukan penyampaian pembinaan moral, pembina menggunakan metode keteladanan, life in, dan praktek. Misalnya memberikan contoh kepada penerima manfaat dengan kedisiplinan, supaya para penerima manfaat dapat disiplin dan mematuhi peraturan yang ada. (3) kendala yang dihadapi oleh pegawai Balai Samekto Karti Pemalang adalah komunikasi, kekurangan pegawai, sarana dan prasarana. Saran yang diajukan untuk Balai Samekto Karti Pemalang perlu adanya upaya peningkatan pengembangan kapasitas, khususnya penguatan pada sarana dan prasarana balai, misalnya peningkatan pemeliharaan alat-alat ketrampilan dan penambahan alat-alat terapi untuk pelaksanaan rehabilitasi kepada penerima manfaat. Kemudian penguatan kapasitas pegawai lebih ditingkatan, misalnya penambahan pramu rukti dan pekerja sosial, serta memperbanyak keikutsertaan pada pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak-pihak terkait. Balai Samekto Karti, dalam memberikan pembinaan moral sudah baik, diharapkan dapat mempertahankannya dan berusaha untuk meningkatkannya agar menjadi lebih baik lagi. Cara yang digunakan untuk membina penerima manfaat hendaknya dilakukan dengan berbeda, karena di Balai Samekto Karti sebagian besar penghuninya adalah PGOT Eks.Psikotik misalnya melalui kegiatan yang lebih menyenangkan, seperti penerima manfaat diajak keluar dari balai untuk melakukan jalan santai dan pegawai lebih sabar menghadapi penerima manfaat. Balai Samekto Karti dalam menghadapi kendala yang ada sudah baik, diharapkan dapat mempertahankan dan lebih meningkatkannya agar lebih baik lagi. Caranya untuk kekurangan pegawai, pihak balai dapat mengajukan surat permohonan kekurangan pegawai seperti yang sudah di instruksikan oleh Dinas Sosial Jawa Tengah.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan, Balai Rehabilitasi Sosial, Pembinaan Moral
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2017 12:31
    Last Modified: 13 Nov 2017 12:31

    Actions (login required)

    View Item