KOMPARASI DAYA LAYAN FASILITAS PELAYANAN ORDE RENDAH (LOW ORDER GOODS SERVICES) DI KECAMATAN SEMARANG SELATAN DAN KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG

M. Agus Maulana Hidayat , 3211412051 (2016) KOMPARASI DAYA LAYAN FASILITAS PELAYANAN ORDE RENDAH (LOW ORDER GOODS SERVICES) DI KECAMATAN SEMARANG SELATAN DAN KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1213Kb)

    Abstract

    Negara berkembang seperti Indonesia memiliki banyak persoalan yang harus segera dibenahi. Dalam upaya memajukan Indonesia pemerintah telah mengupayakan perbaikan kualitas dari berbagai sektor diantaranya sektor pendidikan. Pendidikan sangat penting khususnya pada jenjang SLTA. Kota Semarang memiliki 16 Kecamatan dengan Kecamatan Semarang Selatan merupakan Kecamatan dengan nilai APM dan APK tertinggi, sedangkan Kecamatan Tembalang memiliki nilai APM dan APK terendah. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini mengetahui perbedaan pelayanan SLTA yang menyebabkan perbedaan nilai APM dan APK. Adapun manfaat dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan dalam penentuan kebijakan oleh instansi terkait. Penelitian ini membandingkan pelayanan SLTA di Kecamatan Semarang Selatan dan Kecamatan Tembalang. Perbandingan SLTA dilihat dari pelayanannya terhadap penduduk usia SLTA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa Kecamatan Semarang Selatan lebih baik dalam pemenuhan pelayanan fasilitas SLTA dibandingkan dengan Kecamatan Tembalang. Kecamatan Semarang Selatan mampu memenuhi raio kebutuhan penduduk usia SLTA sedangkan Kecamatan Tembalang mempunyai 10 SLTA dengan jumlah penduduk usia SLTA mencapai 6.281 jiwa belum mampu memenuhi rasio kebutuhan penduduk usia SLTA. Kecamatan Semarang Selatan mempunyai persentase hingga 80% berareditasi A sedangkan Kecamatan Tembalang mempunyai persentase 10% berakreditasi A. pada aspek keterjangkauan pelayanan fasilitas Kecamatan Semarang Selatan mampu menjangkau seluruh wilayahnya namun Kecamatan Tembalang terdapat wilayah seluas 211,61 Ha yang tidak mendapat jangkauan pelayanan fasilitas SLTA. Dari hasil penelitian yang sudah dilaksanakan penulis menyarankan untuk Dinas Pendidikan Kota Semarang agar melakukan penambahan SLTA berstatus negeri di Kecamatan Tembalang, pembenahan akreditasi SLTA di Kecamatan Tembalang dan pemantauan serta peningkatan kualitas SLTA di Kecamatan Semarang Selatan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Daya Layan, Fasilitas, SLTA
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2017 07:58
    Last Modified: 13 Nov 2017 07:58

    Actions (login required)

    View Item