ANALISIS SEBARAN LOKASI DAN HAMBATAN USAHA SUB SEKTOR FURNITURE DI KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA

Luqman Hakim , 3211412008 (2016) ANALISIS SEBARAN LOKASI DAN HAMBATAN USAHA SUB SEKTOR FURNITURE DI KECAMATAN TAHUNAN KABUPATEN JEPARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (554Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelaku usaha industri furniture di Kecamatan Tahunan yang merupakan sub sektor paling dominan yang mempengaruhi pertumbuhan sub sektor lain seperti perdagangan dan jasa, serta merupakan penggerak utama perekonomian di Kecamatan Tahunan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengidentifikasi lokasi dan karakteristik pelaku usaha mebel di Kecamatan Tahunan.(2) Menganalisis sebaran bahan baku industri mebel di Kecamatan Tahunan.(3) Menganalisis sebaran pemasaran domestik indutri mebel di Kecamatan Tahunan.(4) Menganalisis sebaran tujuan ekspor industri mebel di Kecamatan Tahunan.(5) Mengidentifikasi hambatan usaha sub sektor industri mebel di Kecamatan Tahunan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan teknik analisis tetangga terdekat. Lokasi penelitian di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah sub sektor industri furniture di Kecamatan Tahunan. Sampel untuk mengetahui sebaran lokasi pelaku usaha mebel menggunakan total sampling sejumlah 181 pelaku usaha, untuk mengetahui hambatan usaha menggunakan proportional sampling sejumlah 106 pelaku usaha. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) Pola sebaran pelaku usaha furniture di Kecamatan Tahunan adalah mengelompok di sepanjang jalan mengikuti pola jalan utama dengan parameter tetangga terdekatnya 0,39. Terjadinya pola tersebut disebabkan oleh lokasi yang strategis untuk kegiatan pemasaran, mudahnya akses untuk menerima bahan baku dan mengirim barang hasil produksi, serta tenaga kerja yang berasal dari Kecamatan Tahunan dan wilayah sekitarnya yang mempunyai ketrampilan dalam bidang industri mebel. (2) wilayah sebaran sumber bahan baku furniture di Kecamatan Tahunan terdapat di wilayah Blora, Bojonegoro, Grobogan, Magelang, Pati, Rembang, Jepara, Kalimantan, dan Sulawesi. Wilayah sumber bahan baku yang paling banyak diambil adalah Blora. (3) Tujuan pemasaran domestik industri furniture di Kecamatan Tahunan terdapat di wilayah Pulau Sulawesi, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, Pulau Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Wilayah paling banyak dituju untuk memasarkan produk adalah Jawa Timur. (4) Sebaran pemasaran internasional tersebar di Negara Korea, Taiwan, Malaysia, Pakistan, Belgia, Amerika, Prancis, Australia, Jerman, Denmark, Belanda Kanada dan Inggris. Negara paling banyak dituju untuk pemasaran internasional adalah Malaysia. (5) Jenis hambatan yang paling banyak dialami oleh pelaku usaha furniture adalah hambatan dalam pemasaran barang produski yaitu sulit mencari pembeli dikarenakan jangkauan pemasaran sempit. Dari hasil penelitian ini saran-saran yang diberikan untuk pemerintah Kecamatan Tahunan adalah Pembentukan lembaga daerah yang bertujuan untuk mengurusi inovasi produk mebel serta perlindungan hukum, meningkatkan kegiatan penyuluhan informasi yang efektif bagi pelaku usaha furniture. Bagi pelaku usaha furniture adalah agar menetapkan harga jual produk supaya tidak terjadi ketimpangan harga antar penjual, Agar selalu mengutamakan kualitas dan kuantitas barang furniture.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hambatan Usaha, Lokasi Usaha, Sebaran, Sub Sektor Furniture
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2017 07:49
    Last Modified: 13 Nov 2017 07:49

    Actions (login required)

    View Item