EKSISTENSI KEBUN TEH GEDEH PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII PASCA NASIONALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DESA SUKAMULIYA KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR PADA TAHUN 1957-1987

ARDI WAHYUDI , 3111411002 (2016) EKSISTENSI KEBUN TEH GEDEH PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII PASCA NASIONALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DESA SUKAMULIYA KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR PADA TAHUN 1957-1987. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2297Kb)

    Abstract

    Sejarah budidaya perkebunan, tidak terlepas dari peran para penjajah, terutama Belanda yang telah meletakan dasar bagi berkembangnya perusahaan perkebunan di Indonesia. Seperti juga di negara berkembang lainnya, sistem perkebunan di Indonesia juga diperkenalkan lewat kolonialisme Barat, dalam hal ini kolonialisme Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sejarah kebun teh Gedeh PT. Perkebunan Nusantara VIII Cianjur, (2) proses nasionalisasi kebun Gedeh PT. Perkebunan Nusantara VIII menjadi perkebunan milik negara, (3) perkembangan kebunan Gedeh PT. Perkebunan Nusantara VIII pasca nasionalisasi pada tahun 1957-1987, dan (4) dampak yang terjadi setelah nasionalisasi terhadap masyarakat Desa Sukamuliya pada tahun 1957–1987. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yang meliputi beberapa 4 tahap, yaitu: Heuristik adalah kegiatan menghimpun dan mengumpulkan data penelitian. Kegiatan ini terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Tahap kedua adalah Kritik sumber yaitu kegiatan untuk mendapatkan data-data yang tingkat kebenarannya atau kredibilitasnya tinggi melalui seleksi data-data yang terkumpul. Kritik sumber terdiri dari kritik internal dan eksternal. Tahap ketiga yaitu Interpretasi merupakan tahap dimana data yang diperoleh diseleksi, dicari kualitasnya satu dengan yang lain kemudian dirangkai dan disusun menjadi sebuah deskripsi. Tahap yang keempat adalah Historiografi, dimana penulis menyajikan hasil penelitian dalam bentuk cerita sejarah yang tersusun secara sistematis dan kronologis berupa sebuah deskriptif analitis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diperoleh informasi bahwa perkebunan teh Gedeh mangalami perjalanan cukup panjang dan mengalami naik turunnya hasil produksi teh yang ada di Indonesia. Perkebunan teh Gedeh adalah perkebunan warisan yang diambil alih oleh pemerintah Indonesia ketika tahun 1957, peristiwa itu disebut dengan Nasionalisasi. Kenaikan hasil produksi berdampak kepada kehidupan masyarakat di Desa Sukamuliya yang sebagian masyarakat sekitar bekerja di perkebunan teh Gedeh. Dampak yang terjadi pada penelitian ini adalah adanya dampak sosial, ekonomi, dan infrastuktur. Simpulan penelitian ini adalah produksi teh dan lahan teh perkebunan Gedeh mengalami pasang surut, perjalanan kebun teh Gedeh sangat panjang hingga akhirnya bisa menjadi penyumbang terbanyak hasil produksi teh di daerah Cianjur. Pemeliharaan dan pengelolaan hasil semakin maksimal sehingga mendatangkan keuntungan yang semakin besar. Perkembangan kebun teh Gedeh di Desa Sukamuliya juga dipengaruhi beberapa faktor pendorong. Adanya faktor pendorong menyebabkan perkebunan Gedeh dapat berkembang dengan baik. ix Faktor yang mendukung terjadinya peningkatan tersebut. Faktor tersebut diantaranya adalah alat-alat atau mesin-mesin yang memadai untuk mengolah teh yang bekerja dengan baik. Tanaman produksi perkebunan terawat, pupuk untuk tanaman melimpah, dan yang terpenting adalah harga jual teh pada waktu itu tinggi. kehadiran perkebunan teh Gedeh di Desa Sukamuliya mendorong terbukanya daerah pedesaan di kawasan Sukamuliya karena dibangun sarana transportasi baik dilingkungan perkebunan teh maupun diluar perkebunan teh. Saran yang penulis berikan yang pertama kepada perkebunan Gedeh adalah pengelola atau kepala administratur perkebunan Gedeh harus mampu mengembalikan masa kejayaan perkebunan Gedeh yang pada tahun 1987 mengalami peningkatan produksi. Pihak perkebunan harus terus berinovasi agar perkebunan Gedeh bisa semakin maju. Yang kedua untuk masyarakat Desa Sukamuliya penulis memberikan saran agar harus saling terus bekerjasama dengan pihak perkebunan Gedeh karena ini bisa menghasilkan simbiosis mutualisme antara pihak perkebunan dan masyarakat Desa Sukamuliya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Eksistensi, Kebun Teh, Nasionalisasi, Masyarakat.
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 06 Nov 2017 12:43
    Last Modified: 06 Nov 2017 12:43

    Actions (login required)

    View Item