PEMBELAJARAN PECAHAN MELALUI MODEL 7E-LEARNING CYCLE DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED BERBANTUAN PERMAINAN STEPPING BOARD KELAS IV

Yogi Ageng Sri Legowo, 0103514087 (2017) PEMBELAJARAN PECAHAN MELALUI MODEL 7E-LEARNING CYCLE DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED BERBANTUAN PERMAINAN STEPPING BOARD KELAS IV. Masters thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
PDF
Download (691Kb)

    Abstract

    Kemampuan berpikir kreatif menjadi salah satu fokus pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global. Menyadari hal tersebut sejak tahun 2003 pemerintah telah mencantumkan kemampuan berpikir kreatif sebagai salah satu tujuan pendidikan nasional. Namun kenyataan dilapangan masih ditemukan pembelajaran searah yang tidak sesuai dengan tujuan tersebut. Salah satu pendekatan pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir kreatif, terutama kemampuan berpikir kreatif matematik adalah pendekatan Open Ended, yaitu pendekatan yang memberikan keleluasaan berpikir kepada siswa dalam memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pecahan melalui model 7E-Learning Cycle dengan pendekatan Open Ended berbantuan permainan Stepping Board yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan kreatif matematik siswa di kelas IV. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan desain penelitian Plomp yang dimodifikasi. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematik, angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah analisis statistik deskriptif yang terdiri dari: (1) Uji Kevalidan Perangkat; (2) Uji Kepraktisan Perangkat; dan (3) Uji Keefektivan Perangkat. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran pecahan telah memenuhi kriteria valid. Perangkat pembelajaran pecahan praktis dengan kemampuan guru mengelola pembelajaran berkriteria baik dan respon positif (sangat baik) dari guru dan siswa terhadap perangkat. Perangkat pembelajaran pecahan efektif dengan indikator: (1) kemampuan berpikir kreatif matematik siswa tuntas secara individual dengan rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematik siswa sebesar 77,50 dan tuntas klasikal dengan presentase ketuntasan sebesar 90,63% dengan KKM 70; (2) hasil tes kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas yang menggunakan perangkat pembelajaran lebih baik daripada siswa yang diajarkan melalui model ekspositori, yaitu 77,50 dibanding 69,26; (3) penggunaan perangkat pembelajaran pecahan melalui model 7E-Learning Cycle dengan pendekatan Open Ended berbantuan permainan Stepping Board (0,63) terbukti lebih baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa daripada penggunaan model ekspositori (0,47).

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar, S2
    Depositing User: A.Md Angga Rizky Purwandra
    Date Deposited: 23 Oct 2017 09:24
    Last Modified: 23 Oct 2017 09:24

    Actions (login required)

    View Item