HUBUNGAN ANTARA TINGKAT INTELLIGENCE QOUTIENT (IQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA LPSB BHALADIKA USIA 12 - 15 TAHUN KOTA SEMARANG TAHUN 2009

ERWIN SETIAWAN , 6301405522 (2010) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT INTELLIGENCE QOUTIENT (IQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA LPSB BHALADIKA USIA 12 - 15 TAHUN KOTA SEMARANG TAHUN 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (HUBUNGAN ANTARA TINGKAT INTELLIGENCE QOUTIENT (IQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA LPSB BHALADIKA USIA 12 - 15 TAHUN KOTA SEMARANG TAHUN 2009) - Published Version
Download (2067Kb)

    Abstract

    Permasalahan penelitian adalah : Apakah ada hubungan tingkat IQ (Intelligence Quotient ) terhadap Keterapilan teknik Dasar Sepakbola Siswa SLPB Bhaladika Usia 12-15 Tahun Kota Semarang Tahun 2009? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan terhadap Keterapilan teknik Dasar Sepakbola Siswa SLPB Bhaladika Usia 12-15 Tahun Kota Semarang Tahun 2009. Metode penelitian menggunakan survey test. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa LPSB Bhaladika usia 12-15 tahun yang berjumlah kurang lebih sebanyak 20 orang. Semua populasi dijadikan sampel. Metode pengolahan data menggunakan penghitungan-penghitungan statistik. Sebelum dilakukan ujim hipotesis, dilakukan uji persyaratan analisis yakni 1) uji normalitas menggunakan kolmogorov-Smirnov tes, 2) Uji Homogenitas menggunakan Chi-Square dan 3) untuk uji linieritas garis regresi dengan melihat nilai F, 4) Uji keberartian model. Karena data yang ada tidak memenuhi uji persyaratan maka uji hipotesis dilanjutkan dengan Uji Korelasi Kendall.Data diolah dengan menggunakan sistem komputerisasi SPSS versi 10. Hasil penelitian, nilai koefisien korelasi untuk variabel IQ (X) terhadap variabel terikat (Y) yaitu keterampilan bermain sepakbola nilai koefisien korelasi diperoleh angka sebesar -0.021. Hal tersebut menunjukkan hubungan yang tidak cukup tinggi, dan apabila dilihat berdasarkan nilai signifikansi yaitu sebesar 0.465, maka 0.465 > 0.05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan. Saran penelitian ialah : 1) Bagi para pengurus LPSB Bhaladika harap diketahui bahwa antara Intellegence Quotient dengan keterampilan bemrian sepakbola tidak ada hubungan, bukan berarti Intellegence Quotient tidak penting bagi pemain sepakbola, sehingga dalam pemilihan atlet harap tetap dipertimbangkan pula faktor Intellegence Quotient. 2) Bagi para peneliti diharapkan mengembangkan penelitian ini, maksudnya memperbaiki kelemahan dari hasil penelitian ini misalnya dengan memperbaiki metode pengambilan populasi. 3) Secara kontinyu penulis belum melakukan pengamatan saat bermain, maka di anjurkan untuk peneliti yang lain untuk dapat meneliti dan menindak lanjut lebih dalam mengenahi tingkat emosionalnya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: IQ, Sepakbola
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 25 May 2011 02:42
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:53

    Actions (login required)

    View Item