Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( Studi Kasus Guru Geografi SMA Negeri di Kota Semarang

Nur Sumaryati , 3201401001 (2006) Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( Studi Kasus Guru Geografi SMA Negeri di Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( Studi Kasus Guru Geografi SMA Negeri di Kota Semarang) - Published Version
Download (727Kb)

    Abstract

    Guru geografi SMA dalam menerapkan KBK dituntut untuk lebih kreatif dalam mengajar, bukan hanya sekedar memberi bekal pengetahuan geografi tetapi juga bekal ketrampilan hidup yang terkait dalam bidang geografi, karena guru geografi merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan pelaksanaan KBK mata pelajaran geografi. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah: Seberapa jauh kemampuan guru geografi SMA Negeri di Kota Semarang dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan guru geografi SMA Negeri di kota Semarang dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Populasi dalam penelitian ini adalah guru geografi sebanyak 27 orang, terdapat di 15 SMA negeri di Kota Semarang. Populasi ini sekaligus sebagai sampel. Variabel yang diteliti yaitu: (1) kemampuan guru menyusun Rencana Pembelajaran sesuai dengan KBK, (2) kemampuan guru melaksanakan pemblajaran, (3) kemampuan guru melaksanakan hubungan pribadi, Data diambil dengan teknik observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru geografi di Kota Semarang masih kurang memuaskan dalam perencanaan pembelajarannya. Dari 27 guru yang diteliti ternyata masih ada 30% guru yang merencanakan pembelajaran dalam kategori tidak memuaskan, selebihnya 67% dalam kategori memuaskan dan 4% sangat memuaskan. Dilihat dari pelaksanaan pembelajaran KBK, rata-rata kemampuan guru masih kurang memuaskan. Hal ini terbukti dari kemampuan guru saat membuka kegiatan pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran inti, mengorganisasikan waktu, siswa, sumber dan media pembelajaran dan menutup kegiatan pembelajaran dalam kategori kurang memuaskan. Sebagian besar guru yang mempunyai kemampuan cukup memuaskan dalam melaksanakan pembelajaran KBK. Dari 27 guru yang diteliti ternyata masih ada 22% yang kurang memuaskan dalam melaksanakan pembelajaran, selebihnya 70% dalam kategori memuaskan dan 7% sangat memuaskan. Kemampuan guru dalam melaksanakan hubungan pribadi sudah memuaskan, hanya satu komponen yang masih kurang memuaskan yaitu dalam membantu mengembangkan perilaku posititif pada siswa saat pembelajaran berlangsung. Secara umum sebagian besar yang sudah memuaskan dalam melaksanakan hubungan pribadi. Rata-rata kemampuan guru dalam membantu menyadari kekuatan dan kelemahan diri, membantu siswa untuk menumbuhkan kepercayaan diri masih kurang memuaskan. Dari 27 guru ternyata masih ada 15% guru yang kurang memuaskan dalam melaksanakan hubungan pribadi dengan siswa, selebihnya 78% memuaskan dan 7% sangat memuaskan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa kemampuan guru geografi di Kota semarang dalam penerapan pembelajaran KBK belum memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam membuat recana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hubungan pribadi yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian ternyata kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran ada beberapa hal yang masih kurang yaitu perencanaan pengelolaan pembelajaran seperti merumuskan kompetensi dan indikator, pemilihan metode pembelajaran, memotivasi siswa, memberi pengalaman belajar dan menentukan alokasi waktu. Di samping itu dalam hal perencanaan pengelolaan kelas juga masih kurang terutama dalam penataan ruang kelas dan pengorganisasian siswa aktif. Berdasarkan hasil ini maka disarankan kepada guru geografi untuk memanfaatkan forum MGMP sebagai tempat diskusi tentang cara pembuatan rencana pembelajaran yang sesuai dengan KBK. Di samping itu kepada pihak Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Tengah untuk mengadakan diklat tentang pembelajaran gografi berbasis KBK kepada guru-guru geografi, sehingga dengan kegiatan tersebut pengetahuan guru dapat bertambah dan berusaha menerapkan pembelajaran KBK tersebut. Berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran, ternyata kemampuan guru dalam membuka dan melakukan penilaian proses masih rendah. Oleh karena itu disarankan kepada guru dapat lebih banyak membaca buku-buku literatur tentang model-model pembelajaran yang sesuai dan berusaha mencobanya. Di samping itu perlu didukung oleh sarana yang menunjang, maka pihak sekolah untuk menyediakan sumber dan media pembelajaran yang berkaitan dengan geografi. Berkaitan dengan kemampuan guru dalam melaksanakan hubungan pribadi dengan siswa masih rendah terutama dalam membantu murid menyadari kekuatan dan kelemahan serta menumbuhkan kepercayan diri siswa, oleh karena itu disarankan guru lebih banyak menggunakan metode pembelajaran yang menagarah pada keaktifan siswa seperti diskusi, presentasi dan praktikum di lapangan. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri pada siswa. Di sisi lain guru menjadi lebih dekat dengan siswa sehingga tahu kelemahan dan kelebihan siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Guru, Kurikulum Berbasis Kompetensi
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 23 May 2011 23:43
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:52

    Actions (login required)

    View Item