PERAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN INFORMAL DALAM PERKEMBANGAN NILAI SOSIAL REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DUSUN SURAKAN, KELURAHAN SIDOREJO, KECAMATAN TEGALREJO, KABUPATEN MAGELANG

Kurnia Adi Wibowo , 1201412070 (2016) PERAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN INFORMAL DALAM PERKEMBANGAN NILAI SOSIAL REMAJA PUTUS SEKOLAH DI DUSUN SURAKAN, KELURAHAN SIDOREJO, KECAMATAN TEGALREJO, KABUPATEN MAGELANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (999Kb)

    Abstract

    Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana peran lingkungan pendidikan informal dalam perkembangan nilai sosial remaja putus sekolah di dusun Surakan. 2) Apa yang menjadi kendala dalam peran lingkungan pendidikan informal pada perkembangan nilai sosial remaja putus sekolah. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 3 pihak keluarga, 3 remaja, serta 3 pihak masyarakat Dusun Surakan. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini: peran keluarga dalam perkembangan nilai sosial remaja, antara lain a) mengembangkan nilai dasar, yang sebenarnya sudah ditanamkan pada diri anak semenjak kecil, b) melatih anak untuk mandiri, anak yang mendapat arahan orang tua akan terhindar dari penelantaran, c) pemberian motivasi oleh keluarga menjadi dorongan dalam anak berperilaku, d) sebagai panutan secara sadar maupun tidak sikap dan sifat anak sedikit banyak akan meniru orangtua. Sedangkan peran masyarakat dalam perkembangan nilai sosial remaja putus sekolah, antara lain a) sebagai pengawas pendidikan masyarakat kurang tegas dalam menerapkan kontrol sosial. b) sebagai sumber belajar, peran masyarakat mempunyai pengaruh yang cenderung buruk sehingga justru menghambat proses perkembangan. Simpulan dari penelitian ini ialah Peran keluarga dalam perkembangan nilai sosial remaja putus sekolah, antara lain a) mengembangkan nilai dasar b) melatih anak untuk mandiri c) pemberian motivasi d) sebagai panutan. Peran masyarakat dalam perkembangan nilai sosial remaja putus sekolah, antara lain a) sebagai pengawas pendidikan. b) sebagai sumber belajar. Kendala yang dialami dalam lingkungan keluarga yaitu 1)Kurangnya sosialisasi remaja pada lingkungan yang lebih luas . 2) Tingkat ekonomi yang rendah. 3) Adanya anggapan yang salah pada orangtua. 4) Penghargaan yang kurang. 5) perbedaan pemikiran. Kendala dalam masyarakat mencakup 1) Pengaruh teman sebaya. 2) Ketidak pedulian masyarakat. 3) Kurangnya media penghubung yang baik antara warga dengan keluarga remaja.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Lingkungan Pendidikan Informal, Perkembangan, Nilai Sosial, Remaja Putus Sekolah.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 24 Oct 2016 07:44
    Last Modified: 24 Oct 2016 07:44

    Actions (login required)

    View Item