KAJIAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PERKEMBANGAN CYBERPORN (STUDI KASUS DI JAWA TENGAH)

Nelsi Rany Tambunan, 8111411162 (2015) KAJIAN YURIDIS SOSIOLOGIS TERHADAP PERKEMBANGAN CYBERPORN (STUDI KASUS DI JAWA TENGAH). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (1329Kb)

    Abstract

    Cyberporn menimbulkan kerugian, menyerang dan merusak generasi muda dari suatu bangsa yang keamanan internet rendah dan tingkat kejahatan cyberporn tinggi. Dan akibatnya fatal tidak hanya seks bebas, tapi adanya penurunan sumber daya manusia karena hanya berorientasi pada pornografi. Data yang diperoleh dari Reserse Kriminal Khusus Jawa Tengah dimana tercatat bahwa presentase jumlah kejahatan cyber crime yang termasuk di dalammnya adalah kejahatan cyberporn mengalami peningkatan. Oleh karena itulah perlunya penanganan secara cepat oleh aparat penegak hukum agar kejahatan cyberporn tidak semakin meningkat bahkan memerlukan penanganan dan penanggulangan serta pencegahan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Apakah faktor-faktor yang melatarbelakangi meningkatnya kejahatan cyberporn di Jawa Tengah? (2) Bagaimana upaya yang dilakukan oleh Aparat Penegak hukum dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan cyberporn yang semakin meningkat di Jawa Tengah? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data dari skripsi ini adalah sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi meningkatnya kejahatan cyberporn di Jawa Tengah adalah degradasi moral, faktor ekonomi, faktor memudarnya kualitas keimanan (agama) dan faktor lingkungan, serta aparat penegak hukum juga telah melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan kejahatan cyberporn. Selain berperan dalam penyelidikan, kepolisian sebagai bagian dari aparat penegak hukum telah memberikan himbauan kepada masyarakat agar menggunakan internet secara aman. Sama halnya dengan kepolisian, kejaksaan juga telah melakukan penyuluhan rutin ke sekolah-sekolah maupun masyarakat, serta mengadakan kerjasama dengan instansi terkait. Keterlibatan hakim juga menunjukkan bahwa putusan terhadap tindak pidana cyberporn tidak kaku hanya mengacu pada peraturan semata, tetapi peranannya dalam menjatuhkan putusan bersifat responsif. Simpulan dari penelitian ini adalah Upaya yang di lakukan Aparat Penegak hukum dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan cyberporn yang semakin meningkat di Jawa Tengah sudah cukup baik dan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Saran bagi aparat penegak hukum kepolisian untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan secara langsung ke lapangan atau ke masyarakat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Cyberporn
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
    Depositing User: khrisna pci perpustakaan
    Date Deposited: 07 Oct 2016 07:53
    Last Modified: 07 Oct 2016 07:53

    Actions (login required)

    View Item