HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI PUS DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DESA MENGANTI KECAMATAN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2015

Oktaviani Mulyaningtyas Rahmayanti , 3201411034 (2015) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI PUS DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI DESA MENGANTI KECAMATAN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2015. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (1036Kb)

    Abstract

    Pendidikan dan pendapatan merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu program yang dilakukan pemerintah. Salah satunya program Keluarga Berencana yang sedang menjadi fokus pemerintah. Tinggi rendahnya partisipasi pasangan usia subur (PUS) dalam keikutsertaan program keluarga berencana merupakan salah satu indikator yang mempengaruhi keberhasilan program ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan pasangan usia subur, mengetahui pendapatan pasangan usia subur, mengetahui partisipasi pasangan usia subur dalam program keluarga berencana serta mengetahui ada atau tidaknya hubungan tingkat pendidikan dengan pendapatan terhadap partisipasi PUS dalam program keluarga berencana di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur yang mengikuti program keluarga berencana di Desa Menganti yang berjumlah 1.388 orang. Pemilihan sampel secara proportional random sampling. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan, pendapatan, dan partisipasi PUS dalam program keluarga berencana. Metode pengumpulannya menggunakan metode kuesioner, metode dokumentasi dan metode observasi. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat pendidikan, pendapatan dan tingkat partisipasi PUS dalam program keluarga berencana digunakan metode analisis deskripsi presentasi sedangkan untuk mengetahui hubungan tingkat peendidikan dan pendapatan dengan tingkat pasrtisipasi PUS dalam program keluarga berencana digunakan analisis product moment dan korelasi ganda. Hasil analisis data diperoleh bahwa tingkat pendidikan PUS Desa Menganti secara umum sangat rendah yaitu 34,62% dengan rincian, PUS yang berpendidikan sangat tinggi sebanyak 8,46%, PUS yang pendidikannya tinggi sebanyak 28,46%, dan PUS yang pendidikannya rendah sebanyak 28,46%. Pendapatan PUS Desa Menganti secara umum sangat rendah yaitu 53,08% dengan rincian, PUS yang memiliki pendapatan sangat tinggi sebanyak 3,08%, penduduk yang pendapatan tinggi sebanyak 3,85%, dan PUS yang pendapatan rendah sebanyak 53,08%. Tingkat partisipasi PUS dalam pelaksanaan program keluarga berencana di Desa Menganti secara umum rendah yaitu 46,15% dengan rincian, PUS yang partisipasinya sangat tinggi sebanyak 8,46%, PUS yang partisipasi tinggi sebanyak 35,38%, dan penduduk yang partisipasi sangat rendah sebanyak 10,00%. Terdapat hubungan antara pendidikan dan pendapatan berdasarkan uji korelasi ganda. Tingkat pendidikan seseorang dapat membawa pola berpikir seseorang terutama pada aspirasinya terhadap pendidikan itu sendiri. Pendapatan juga berpengaruh terhadap partisipasi program keluarga berencana Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi PUS seharusnya bisa lebih meningkatkan partisipasinya dalam program KB sehingga membantu pemerintah dalam programnya untuk mengurangi jumlah kepadatan penduduk yang dimiliki Indonesia, sehingga tercapai keluarga sejahtera yang dapat meningkatkan pendapatan dan pendidikan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: tingkat pendidikan, pendapatan, program Keluarga Berencana, tingkat partsisipasi
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: Users 23382 not found.
    Date Deposited: 02 Feb 2016 07:21
    Last Modified: 02 Feb 2016 07:21

    Actions (login required)

    View Item