PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TENTANG KONDISI ANAK TERHADAP AKTUALISASI DIRI ANAK PENYANDANG CACAT FISIK DI SLB D YPAC CABANG SEMARANG TAHUN 2009

Sari Indah Sadiyah , 1301404002 (2009) PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TENTANG KONDISI ANAK TERHADAP AKTUALISASI DIRI ANAK PENYANDANG CACAT FISIK DI SLB D YPAC CABANG SEMARANG TAHUN 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TENTANG KONDISI ANAK TERHADAP AKTUALISASI DIRI ANAK PENYANDANG CACAT FISIK DI SLB D YPAC CABANG SEMARANG TAHUN 2009) - Published Version
Download (546Kb)

    Abstract

    Kehadiran anak cacat sering kali tidak diharapkan oleh keluarga. Sikap orang tua ada yang menerima atau menolak kehadiran anak cacat fisik ditengahtengah kehidupan mereka. Sikap ini akan mempengaruhi perkembangan sosial anak, salah satunya aktualisasi diri. Permasalahan yang diteliti adalah (1) Bagaimanakah gambaran penerimaan orang tua pada kondisi anak penyandang cacat fisik, (2) Bagaimanakah gambaran aktualisasi diri anak penyandang cacat fisik, (3) Apakah ada pengaruh penerimaan orang tua pada kondisi anak terhadap aktualisasi diri anak penyandang cacat fisik di SLB D YPAC Cabang Semarang Tahun 2009. Dari permasalahan yang ada, maka ditentukan hipotesis kerja yaitu ”Penerimaan orang tua tentang kondisi anak berpengaruh signifikan terhadap aktualisasi diri anak penyandang cacat fisik di SLB D YPAC cabang Semarang Tahun 2009”. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu penerimaan orang tua (X) sebagai variabel bebas dan aktualisasi diri anak penyandang acat fisik (Y) sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian adalah semua orang tua dan anak penyandang cacat fisik di SLB D YPAC cabang Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposive, ditunjuk 16 orang tua dan 16 anak sebagai subjek penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala penerimaan orang tua dan skala aktualisasi diri. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat penerimaan orang tua 81 % berada pada kategori tinggi, sedangkan tingkat aktualisasi diri anak penyandang cacat 94 % berada pada kategori tinggi. Analisis data penelitian ini menggunakan bantuan komputer dengan Satistical Program for Social Science (SPSS) versi 12.0 menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,725, diperoleh persamaan regresi Y = 36,070 + 0,725 X dan mempunyai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,526. Artinya 52,6 % variabel penerimaan orang tua berpengaruh terhadap aktualisasi diri anak penyandang cacat, sedangkan sisanya 47,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan penerimaan orang tua tentang kondisi anak berpengaruh signifikan terhadap aktualisasi diri anak penyandang cacat fisik di SLB D YPAC cabang Semarang Tahun 2009. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka disarankan bagi orang tua diharapkan lebih peduli dan perhatian terhadap anaknya serta menyadari bahwa bahwa dirinya adalah orang tua dari anak penyandang cacat, dengan demikian orang tua dapat bersikap lebih realistis dan lebih sabar dalam menghadapi anaknya. Bagi siswa hendaknya dapat mengenali potensi yang ada dalam dirinya kemudian mengembangkan potensi itu. Bagi kepala sekolah dan staf pengajar hendaknya memaksimalkan fungsi paguyuban orang tua murid dan perlu mengadakan kegiatan-kegiatan yang variatif agar potensi anak-anak penyandang cacat fisik dapat terasah dengan baik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Penerimaan orang tua, aktualisasi diri, anak cacat fisik
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
    L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 09 May 2011 22:47
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:46

    Actions (login required)

    View Item