IDENTIFIKASI SESAR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (STUDI KASUS SUNGAI OPAK YOGYAKARTA)

Ismi Lutfinur , 4211411061 (2015) IDENTIFIKASI SESAR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (STUDI KASUS SUNGAI OPAK YOGYAKARTA). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (3346Kb)

    Abstract

    Sungai Opak adalah sungai yang terbentuk akibat patahan. Gempa Yogyakarta 5,9 skala Richter telah menyebabkan aktifnya patahan Opak dan munculnya patahanpatahan sekunder. Patahan tersebut telah banyak kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran struktur bawah permukaan dan indikasi letak patahan bawah permukaan. Metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger digunakan untuk identifikasi patahan di lokasi penelitian. Pengambilan data dilakukan pada tiga lintasan dengan panjang masingmasing 75 m. Pengolahan data dilakukan menggunakan Res2dinv dan Surfer 10.0. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai resistivitas 5-1077 Ωm dan bidang diskontinu penampang kontur nilai resistivitas fungsi kedalaman. Bidang patahan pada lintasan A berada pada jarak 38 m, sedangkan bidang patahan pada lintasan B dan C berada pada jarak 33 m terhadap titik awal pengukuran. Patahan pada lintasan A, B dan C berada pada satu garis lurus dengan strike U 113° T.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: geolistrik, patahan, resistivitas, konfigurasi Schlumberger
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika, S1
    Depositing User: Users 23382 not found.
    Date Deposited: 27 Jan 2016 06:44
    Last Modified: 27 Jan 2016 06:44

    Actions (login required)

    View Item