PENANAMAN NILAI-NILAI KEUTAMAAN MORAL PADA REMAJA DALAM KELUARGA TNI-AD DI ASRAMA DEPO PENDIDIKAN (DODIK) SECATA RINDAM IV/DIPONEGORO KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN

TRI MARYANI , 3301411113 (2015) PENANAMAN NILAI-NILAI KEUTAMAAN MORAL PADA REMAJA DALAM KELUARGA TNI-AD DI ASRAMA DEPO PENDIDIKAN (DODIK) SECATA RINDAM IV/DIPONEGORO KECAMATAN GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN. Under Graduates thesis, Universitas negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1652Kb)

    Abstract

    Nilai keutamaan moral merupakan nilai moral yang mendasari kemantapan pribadi manusia, yaitu manusia yang memiliki kekuatan moral sebagai pribadinya. Membuat manusia memiliki alasan-alasan moral yang memberikan jawaban atas kritik-kritik yang dilontarkan kepada pilihan moralnya. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana interaksi antara orang tua dengan remaja sebagai upaya penanaman nilai-nilai keutamaan moral pada remaja, (2) Hambatan apa sajakah yang ditemui dalam upaya penanaman nilai-nilai keutamaan moral pada remaja, (3) Bagaimana bentuk internalisasi nilai-nilai keutamaan moral oleh remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah asrama Depo Pendidikan (Dodik) SECATA Rindam IV/ Diponegoro Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen. Fokus penelitian ini adalah (1) Bentuk interaksi antara orang tua dengan remaja dalam keluarga TNIAD sebagai upaya penanaman nilai-nilai keutamaan moral, (2) Hambatan yang ditemui dalam penanaman nilai-nilai keutamaan moral pada remaja, (3) Bentuk internalisasi nilai-nilai keutamaan moral oleh remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai keutamaan moral oleh orang tua kepada remaja telah dilakukan secara komprehensif melalui metode pendekatan pendidikan moral mencangkup dimensi normatif, dimensi sosial, dan dimensi spiritual dalam bentuk komunikasi langsung berupa sharing serta pemberian nasehat, dan komunikasi tidak langsung dalam bentuk pemberian teladan dan bermain peran (simulasi). Hambatan dalam penanaman nilai-nilai keutamaan moral pada remaja utamanya dikarenakan ego dari remaja itu sendiri, sedang pola asuh, lingkungan tempat tinggal, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak menjadi hambatan. Bentuk internalisasi nilainilai keutamaan moral oleh remaja telah dilakukan dengan cukup baik sesuai dengan nilai-nilai keutamaan moral yang berdasar Pancasila, terutama kedisiplinan dalam hal menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan, kesediaan remaja untuk bertanggungjawab, dan kemandirian moral remaja dalam memandang fenomena yang ada dengan memunculkan pandangan moralnya sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) Interaksi antara orang tua dengan remaja sebagai upaya penanaman nilai-nilai keutamaan moral dilakukan dalam bentuk komunikasi langsung berupa pemberian nasehat serta sharing, dan komunikasi tidak langsung berupa pemberian teladan dan bermain peran (simulasi), (2) Faktor penghambat dalam proses penanaman nilai-nilai keutamaan moral pada remaja terdapat pada ego remaja itu sendiri sebagai faktor internal, sedang pola asuh dari orang tua sebagai faktor internal lainnya, lingkungan tempat tinggal, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai faktor eksternal tidak menjadi hambatan, (3) Internalisasi nilai-nilai keutamaan moral oleh remaja telah dilakukan dengan cukup baik. Nilai-nilai keutamaan moral yang ditanamkan pada remaja dalam tataran kognitif, pengetahuan, dan pengertian telah mereka terima dan pahami. Tetapi, ada sebagian remaja yang belum sepenuhnya menyikapi dan melaksanakan dengan baik nilai-nilai keutamaan moral yang diterimanya dalam kehidupan sehari-hari. Saran dari penelitian ini yaitu (1) Bagi orang tua hendaknya mengajarkan bahwa perilaku mencontek tidak sebaiknya dilakukan, (2) Orang tua sebaiknya tidak berfokus pada kemampuan paedagogik remaja saja, melainkan juga pada kemampuan psikomotorik remaja, (3) Bagi remaja hendaknya belajar menghargai kemampuan diri sendiri dan lebih bersungguh-sungguh untuk belajar sehingga tidak mencontek saat ulangan, (4) Remaja hendaknya dapat meredam egonya untuk lebih mendengarkan dan menjalankan nasehat orang tua demi kebaikan dirinya, (5) Bagi remaja supaya mengenali potensi diri sendiri, sehingga dapat menjadi nilai tambah untuk remaja ketika potensi itu dikembangkan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Penanaman, Nilai-Nilai Keutamaan Moral, Remaja, keluarga TNIAD
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: Users 22794 not found.
    Date Deposited: 07 Jan 2016 07:43
    Last Modified: 07 Jan 2016 07:43

    Actions (login required)

    View Item