KARAKTER KEWARGANEGARAAN ORGANISASI KOMUNITAS WARTEG JAKARTA DALAM PENGELOLAAN WARUNG TEGAL

Winda Lutfiani Putri, 3301411029 (2015) KARAKTER KEWARGANEGARAAN ORGANISASI KOMUNITAS WARTEG JAKARTA DALAM PENGELOLAAN WARUNG TEGAL. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1658Kb)

    Abstract

    Karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama. Dalam organisasi karakter juga erat kaitannya dengan kepribadian dan watak seseorang dalam kerjasama. Organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Kajian penelitian yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah karakter kewarganegaraan organisasi komunitas warteg. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) bagaimana nilai nilai karakter kewarganegaraan Organisasi Komunitas warteg Jakarta dalam pengelolaan warung tegal. 2) Faktor–faktor yang melatar belakangi berkembangnya karakter kewarganegaraan. 3) Pengembangan karakter kewarganegaraan di dalam komunitas warteg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif/survei. Lokasi penelitian adalah di rumah kediaman bapak Rosyikin Jl. Barkah No.25 RT 06/03 Manggarai Tebet. Sasaran obyek penelitian adalah organisasi komunitas warteg barokah di Jakarta. Fokus penelitiannya adalah karakter kewarganegaraan orgnisasi komunitas warteg di Jakarta. Sumber data dalam penelitian ini adalah ketua organisasi, pengurus organisasi dan anggota organisasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumen. Keabsahan data dengan metode triangulasi dan analisis data menggunakan analisis interaktif fungsional dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi komunitas warteg digunakan tempat sosialisasi sesama pengusaha warteg agar dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain. 1) Komunitas warteg selalu melakukan musyawarah dalam membuat keputusan, juga melakukan silahturahmi didalam organisasi komunitas warteg. Adanya silahturahmi untuk meningkatkan persatuan yang nantinya akan timbul kerjasama yang akan di bangun oleh para anggota komunitas warteg. Macam dari bentuk kerasama dilihat dari solidaritas dan tolong menolong. Dengan kerjasama dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara musyawarah mufakat dan hasil akhir musyawarah mufakat tersebut akan memberikannya solusi pengelolaan warteg. 2) Faktor-faktor yang melatar belakangi berkembangnya karakter kewarganegaraan meliputi rasa saling memiliki, rasa kedaerahan, rasa tanggung jawab, dan mencari kehidupan yang lebih baik. 3) Organisasi komunitas warteg barokah selalu mengadakan pertemuanrutin satu bulan sekali. Dalam pertemuan tersebut dibahas seputar pengembangan usaha warteg. Disamping itu mereka juga melakukan tukar menukar pemikiran satu dengan yang lain. Hal ini berarti mereka mengembangan karakter musyawarah yang saling belajar di antara sesama anggota komunitas warteg. Anggota juga mengembangkan sikap solidaritas di antara sesama serta mau menerima kritik dan saran, perbaikan atau pengembangan usaha. Pengembangan karakter kewarganegaraan berperan penting dalam diri masing-masing anggota untuk mewujudkan loyalitas dan kebersamaan didalam berorganisasi yang akhirnya mempersatukan anggota untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Simpulan dalam penelitian ini adalah dalam karakter kewarganegaraan yang di kembangkan adalah tingkat kerjasama, kebersamaan, musyawaran dan solidaritas yang di bangun dalam organisasi komunitas warteg. Pengembangan karakter didalam bermusyawarah yang saling belajar antar sesama anggota komunitas warteg. Anggota juga mengembangkan sikap solidaritas serta mau menerima kritik dan saran, perbaikan atau pengembangan usaha. Pengembangan karakter kewarganegaraan berperan penting dalam diri masing-masing anggota untuk mewujudkan loyalitas dan kebersamaan didalam berorganisasi yang akhirnya mempersatukan anggota untuk meningkatkan kesejahteraan bersama dan maju bersama-sama untuk kehidupan lebih baik lagi. Saran dari peneliti adalah 1) untuk ketua komunitas warteg, dalam mengadakan acara pertemuan agar anggota selalu menghadiri yani dengan cara menyebarkan undangan untuk anggota di jauh-jauh hari dan melakukannya konfirmasi pemberitahuan ulang mengenai acara yang telah diadakan. Agar nantinya semua anggota komunitas warteg dapat menghadiri acara tersebut. 2) untuk anggota komunitas warteg, didalam menjalankan organisasi komunitas haruslah bertanggung jawab selalu menghadiri di setiap pertemuan yang ada untuk saling menjaga solidaritas antar sesam anggota.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Karakter Kewarganegaraan, Organisasi, Komunitas, Pengelolaan, Warteg
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 14:39
    Last Modified: 13 Nov 2015 14:39

    Actions (login required)

    View Item