TINJAUAN SOSIO-YURIDIS TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANG PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (Kebijakan Mengenai Pembangunan Bidang Keluarga Berencana Dalam Pengendalian Pertumbuhan Penduduk Di Kota Semarang)

FREDY BAGUS KUSUMANING YANDI , 8111411292 (2015) TINJAUAN SOSIO-YURIDIS TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANG PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (Kebijakan Mengenai Pembangunan Bidang Keluarga Berencana Dalam Pengendalian Pertumbuhan Penduduk Di Kota Semarang). Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1243Kb)

    Abstract

    Salah satu masalah kependudukan yang cukup besar di Indonesia adalah jumlah kepadatan penduduk yang sangat besar. Hal ini menimbulkan berbagai masalah lain. Untuk itu,pemerintah mencanangkan program Keluarga Berencana (KB) yaitu pembatasan jumlah anak yakni dua untuk setiap keuarga. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Di Kota Semarang menyatakan bahwa kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur, pertumbuhan, persebaran, mobilitas, penyebaran, kualitas, dan kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi, social budaya, agama serta lingkungan penduduk setempat. Di samping itu perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga adalah upaya terencana untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk. Dari latar belakang tersebut dua permasalahan pokok yaitu: (1) Bagaimana peran dan fungsi Bapermas Per dan KB pembangunan terkait program Keluarga Berencana di Kota Semarang; (2) Apa saja kendala yang timbul dalam kebijakan Bapermas Per dan KB pembangunan terkait program keluarga berencana di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-diskriptif melalui pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dengan fokus penelitian di Badan Pemeberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Semarang mengkaji proses pelaksanaan program – program dibidang KB dan peran, fungsi serta kendala yang dialami Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana dalam menangani pembangunan kependudukan di Kota Semarang.Hasil penelitian ini menunujukan adannya faktor yang berpengaruh dalam peningkatan jumlah penduduk seperti pernikahan usia dini, kurangnnya kesadaran masyarakat dalamhalmenjalankan program pemerintah serta tingkat kelahiran yang tinggi. Hal inilah yang menjadi tugas yang harus diselesaikan oleh BAPERMAS, PER, dan KB Kota Semarang

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kependudukan. Pembangunan, Keluarga Berencana
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
    Depositing User: rizqi mulyantara unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 09:50
    Last Modified: 13 Nov 2015 09:50

    Actions (login required)

    View Item