BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Daris Al Ma`ruf , 4201411117 (2015) BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1662Kb)

    Abstract

    Salah satu perangkat pembelajaran yang dapat dikembangkan guru untuk menunjang proses pembelajaran adalah bahan ajar. Kurikulum 2013 mengajak guru menjadi tenaga pengajar yang mampu mengembangkan bahan ajar secara mandiri. Salah satu kemampuan yang harus ditingkatkan dalam kehidupan seharihari melalui proses pembelajaran adalah kemampuan berpikir kritis. Salah satu model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Berdasarkan uraian diatas, maka perlu adanya bahan ajar yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, salah satunya adalah bahan ajar berbasis Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik bahan ajar berbasis Problem Based Learning, mengetahui tingkat kelayakan dan keterbacaannya, mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis setelah menggunakan bahan ajar. Kategori berpikir kritis yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah mengklasifikasi, menghipotesis, mengasumsi, menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Desain penelitian uji coba yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Tahapan penelitian meliputi (1) perencanaan, (2) pengembangan, dan (3) uji coba. Uji coba dilakukan di kelas X MIA 5 SMA N 1 Gemolong. Bahan ajar diuji kelayakan menggunakan angket kelayakan dan uji keterbacaan menggunakan tes rumpang. Data hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis diperoleh dari hasil pretest dan posttest. Hasil uji kelayakan yang menunjukkan bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran fisika dengan persentase 77,72 %. Hasil uji keterbacaan dengan persentase 89,00 % menunjukkan bahan ajar mudah dipahami. Penggunaan bahan ajar dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar kognitif sebesar 0,64 dalam kategori sedang, sedangkan kemampuan berpikir kritis meningkat sebesar 0,67 dalam kategori sedang.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Bahan Ajar, Problem Based Learning, Berpikir Kritis
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 02:14
    Last Modified: 13 Nov 2015 02:14

    Actions (login required)

    View Item