HASIL EKSPERIMEN ANTARA METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH DAN METODE CERAMAH UNTUK MENGETAHUI HASIL BELAJAR MEKANIKA TEKNIK SISWA SMK N 4 SEMARANG

Arni Yunita Ekawati, 5101410034 (2015) HASIL EKSPERIMEN ANTARA METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH DAN METODE CERAMAH UNTUK MENGETAHUI HASIL BELAJAR MEKANIKA TEKNIK SISWA SMK N 4 SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1634Kb)

    Abstract

    Proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan komunikasi antara siswa dan guru. Pembelajaran SMK N 4 Semarang masih banyak menggunakan metode cermah (komunikasi satu asrah guru ke siswa). Dengan mengunakan metode ceramah hasil belajar siswa kurang dan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa, dalam proses pembelajaran siswa diberi kesempatan untuk belajar berkelompok. Permasalahan yang ingin penulis kaji didalam skripsi adalah : “Apakah hasil belajar dan keaktifan siswa dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe make a match akan meningkat?”. Tujuan dari penilitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa pada mata pelajaran mekanika teknik setelah dilakukan eksperimen atau perlakuan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimen dimana subjek pada penelitan ini adalah siswa kelas X TGB 3 (Kelas Eksperimen) dan XI TGB 1 (Kelas Kontrol). Nilai rata-rata pre test kelas eksperimen 70,75 dan pada kelas kontrol 69,50. Sedangkan nilai rata-rata post test kelas eksperimen 86,38 dan pada kelas kontrol 81,88. Berdasarkan hasil uji perbedaan rata-rata (uji-t) nilai post test di dapat nilai thitung sebesar 2,271. Nilai tersebut lebih besar daripada nilai ttabel sebesar 1,67. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa nilai post test kelas ekperimen lebih baik dari pada nilai post test kelas kontrol. Peningkatan hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 0,40 (40%) dan pada kelas ekperimen sebesar 0,53 (53%) kriteria sedang. Kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match mendapatkan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan yaitu sebesar 0,13 atau (13%) daripada kelas kontrol yang mendapatkan perlakuan dengan metode yang biasa dilakukan yaitu metode ceramah (konvensional). Hasil analisis angket yang didapat pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Presentase skor nilai angket pendapat siswa yang diperoleh kelas eksperimen mendapat 69%, sedangkan di kelas kontrol mendapat presentase sebesar 57%. Analisis angket kelas eksperimen berada di kriteria baik, sedangkan kelas kontrol berada di kriteria cukup. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih efektif daripada metode ceramah (konvensional). Metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meingkatkan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match juga meningkatkan keaktifan dan kerjasama antar siswa, dapat dilihat dari hasil angket yang diberikan kepada siswa. Metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dinyatakan berhasil. Saran bagi guru perlu menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match, karena selain meningkatkan hasil belajar siswa juga dapat meningktakan keaktifan siswa dan kerjasama dalam berkelompok.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match, Hasil Belajar Siswa, Mekanika Teknik.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    T Technology > T Technology (General)
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 01:59
    Last Modified: 13 Nov 2015 02:00

    Actions (login required)

    View Item