KAJIAN KESIAPSIAGAAN INDIVIDU DAN RUMAH TANGGA DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO

Hidhayah Nur Damayanti, 3211411028 (2015) KAJIAN KESIAPSIAGAAN INDIVIDU DAN RUMAH TANGGA DALAM MENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2150Kb)

    Abstract

    Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kabupaten yang berada di daerah selatan Pulau Jawa sehingga menjadi salah satu kabupaten yang rawan terhadap bencana tsunami. Untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa baik jiwa ataupun harta benda maka diperlukan masyarakat yang siap siaga terhadap potensi bencana terutama bencana tsunami. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Grabag. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami dengan sub tujuan penelitian yaitu 1) mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap, 2) mengetahui tingkat kebijakan, 3) mengetahui tingkat rencana tanggap darurat, 4) mengetahui tingkat sistem peringatan dini, dan5) mengetahui tingkat mobilisasi sumberdaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK di desa pesisir di Kecamatan Grabag sebanyak 3498 KK, pengambilan sampel dilakukan dengan menetapkan tingkat kesalahan sebesar 10% untuk populasi 3500 jumlah sampelnya sebesar 251 untuk memudahkan maka ditentukan 250 sampel dan kemudian dibagi tiap desa sehingga setiap desa terdapat 50 sampel. Untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan terdapat rumus sebagai berikut, IKB = 35(PB) + 10(K) + 25(RTD) + 25(SPB) + 15(MS). Hasil penelitian dengan analisis deskriptif presentase diperoleh bahwa sebanyak 206 (82,4%) responden tingkat kesiapsiagaannya termasuk dalam kategori sedang. Tingkat pengetahuan dan sikap berada dalam kategori tinggi 130 responden termasuk dalam kategori ini. Sebanyak 200 responden termasuk dalam tingkat kebijakan yang rendah. Tingkat rencana tanggap darurat sebanyak 130 responden termasuk dalam kategori sedang. Tingkat system peringatan bencana termasuk kedalam kategori tinggi karena terdapat 183 responden yang temasuk dalam kategori ini. Tingkat mobilisasi sumberdaya terdapat 200 responden yang termasuk kedalam kategori rendah. Simpulan, bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami termasuk kedalam kategori hamper siap. Saran yang diberikan perlunya meningkatkan tingkat kesiapsiagaan masyarakat seperti diadakan seminar/pertemuan/sosialisasi di selurih desa pantai dan perlunya untuk system peringatan dini seperti sirine dan jalur evakuasi di semua desa pantai.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: kesiapsiagaan, bencana, tsunami
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 19:43
    Last Modified: 12 Nov 2015 19:43

    Actions (login required)

    View Item