ANALISIS KERAWANAN TANAH LONGSOR UNTUK MENENTUKAN UPAYA MITIGASI BENCANA DI KECAMATAN KEMIRI KABUPATEN PURWOREJO

Firman Nur Arif , 3211410001 (2015) ANALISIS KERAWANAN TANAH LONGSOR UNTUK MENENTUKAN UPAYA MITIGASI BENCANA DI KECAMATAN KEMIRI KABUPATEN PURWOREJO. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3825Kb)

    Abstract

    Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah atau material laporan bergerak ke bawah atau keluar lereng. Secara geolologis tanah longsor adalah suatu peristiwa geologi dimana terjadi pergerakan tanah seperti jatuhny a bebatuan atau gumpalan besar tanah. Selain itu, aktifitas manusia juga dapat mengurangi risiko bencana tanah longsor, salah satuny a adalah mitigasi bencana dalam menghadapi bencana tanah longsor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerawanan tanah longsor dan mengetahui upay a mitigasi bencana tanah longsor di Kecamatan Kemiri. Metode penelitian y ang digunakan adalah metode pengharkatan atau skoring berdasarkan faktor pen yebab tanah longsor dan metode deskriptif. L okasi penelitian berada di Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo dengan ob y ek penelitian fenomena alam atau kondisi fisik dan masy arakat di Kecamatan Kemiri. Variabel pada penelitian ini terdiri dari kemiringan lereng, bentuk lereng, curah hujan bulanan, curah hujan tahunan, tekstur tanah, permeabilitas tanah, indeks plastisitas, kedalaman tanah, struktur perlapisan batuan, pelapukan batuan, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, dan mitigasi bencana. Jenis data y ang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode pengumpul an data observasi, dokumentasi, kuesioner dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Kemiri terdapat tiga kelas y aitu tingkat kerawanan tanah longsor rendah, sedang dan tinggi. Kelas kerawanan tanah longsor rendah mempuny ai luas 5.670,27 Ha atau 54,97% dari luas daerah penelitian, kerawanan tanah longsor sedang mempuny ai luas 1.785,48 Ha atau 17,31 % dari luas daerah penelitian dan kerawanan tanah longsor tinggi mempuny ai luas 2.858,94 Ha atau 27,72% dari luas daerah penelitian. Masy arakat di sana sudah melakukan tindakan mitigasi bencana tanah longsor, namun tindakan mitigasi bencana tersebut masih sangat minim. Ada dua upay a mas y arakat dalam mengatasi tanah longsor y aitu dengan upay a vegetatife dan mekanik. Berdasrkan penelitian ini, penulis meny arankan kepada mas y arakat untuk mengikuti pelatihan dan peny uluhan, memahami terkait pengetahuan bencana tanah longsor, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingn y a melakukan tindakan penanggulangan bencana untuk mengurangi resiko bencana y ang terjadi. Bagi pemerintah, sebaikny a pemerintah melakukan sosialisasi terkait panduan panduan penanggulangan bencana tanah longsor khususny a pada daerah y ang rawan bencana tanah longsor. Membuat beronjong batu pada daerah rawan tanah longsor.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kerawanan Tanah Longsor, Mitigasi Bencana
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 19:17
    Last Modified: 12 Nov 2015 19:19

    Actions (login required)

    View Item