EFEKTIVITAS BELAJAR DENGAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA MA NAHDLATUL MUSLIMIN KABUPATEN KUDUS

Noor Fatmawati, 3201411123 (2015) EFEKTIVITAS BELAJAR DENGAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA MA NAHDLATUL MUSLIMIN KABUPATEN KUDUS. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2269Kb)

    Abstract

    Penggunaan metode pembelajaran problem solving atau pemecahan masalah masih kurang, terlihat pada RPP mata pelajaran geografi semester gasal tahun pelajaran 2014/2015 MA Nahdlatul Muslimin, yaitu sebesar 37,6% menggunakan metode diskusi dan pemecahan masalah dan 62,4% masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Padahal, rata-rata nilai ulangan harian saat menggunakan metode diskusi dan pemecahan masalah sebesar 85,2, tetapi saat metode ceramah dan tanya jawab sebesar 74,6. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas belajar dengan metode problem solving dalam pembelajaran geografi? dan apakah ada pengaruh aktivitas belajar dengan metode problem solving dalam pembelajaran geografi terhadap hasil belajar? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas belajar dengan metode problem solving dalam pembelajaran geografi dan untuk mengetahui pengaruh aktivitas belajar dengan metode problem solving dalam pembelajaran geografi terhadap hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang mendapat mata pelajaran geografi sebanyak 515 siswa dan diambil sampel sebanyak 51 siswa dengan teknik proportional random sampling. Variabel yang diteliti yaitu aktivitas belajar siswa dengan metode problem solving dan hasil belajar siswa dari ulangan harian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas belajar siswa dengan metode problem solving dikategorikan sedang, ditunjukkan dari rata-rata sebesar 69,16. Hal ini dikarenakan rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan sumber pustaka, menerapkan alat, dan menyusun instrumen. Selain itu, siswa tidak tepat dalam memilih dan mengumpulkan data, tidak teliti dalam mengecek data, dan masih ragu, kurang komunikatif, tergesa-gesa serta intonasinya kurang jelas dalam mempresentasikan laporan akhir dan menanggapi pertanyaan. Simpulan dari penelitian ini adalah aktivitas siswa dengan metode problem solving berkategori sedang dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa memiliki kategori sedang, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa dengan metode problem solving dan pengaruhnya terhadap hasil belajar dikatakan belum efektif. Saran yang diajukan adalah aktivitas siswa harus ditingkatkan lagi, terutama pada aktivitas-aktivitas yang berkategori rendah dan guru hendaknya menghidupkan suasana yang menyenangkan serta lebih jelas dalam menerangkan agar mencapai tujuan yang diinginkan dan menjadi metode pembelajaran yang diminati siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Efektivitas Belajar, Metode Problem Solving, Hasil Belajar
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 18:06
    Last Modified: 12 Nov 2015 18:06

    Actions (login required)

    View Item