PENGARUH PEMANFAATAN DESA WISATA KESENENG SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI BERBASIS EKOWISATA TERHADAP HASIL BELAJAR AFEKTIF SISWA SMA MUHAMMADIYAH SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2015

Indah Puspita Sari , 3201411093 (2015) PENGARUH PEMANFAATAN DESA WISATA KESENENG SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI BERBASIS EKOWISATA TERHADAP HASIL BELAJAR AFEKTIF SISWA SMA MUHAMMADIYAH SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2015. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1898Kb)

    Abstract

    Penelitian dilatarbelakangi oleh penggunaan sumber belajar geografi berupa pemanfaatan desa wisata yang masih minim. Pembelajaran di desa wisata yang berbasis ekowisata membawa siswa untuk memahami lingkungan hidup langsung dari alam. Permasalahan yang diteliti ini adalah (1) Pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata. (2) Bagaimana pengaruh pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata terhadap hasil belajar afektif siswa SMA Muhammadiy ah Sumowono. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata. (2) Mengetahui pengaruh pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata terhadap hasil belajar afektif siswa SMA Muhammadiy ah Sumowono. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI I PS di SMA Muhammadi yah Sumowono Tahun 2015 yang berjumlah 29 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling atas dasar pertimbangan tertentu yaitu jumlah sampel y ang sedikit dan hany a ada satu kelas I PS di sekolah tersebut. Jenis sampel adalah total population sampel dimana semua anggota populasi sama dengan jumlah sampel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner. Hasil analisis data diketahui bahwa pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasisi ekowisata memiliki kualitas y ang “Baik” dengan skor rata-rata 110. Siswa dapat menggunakan obyek wisata tersebut untuk mempelajari materi lingkungan hidup. Unsur-unsur yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yaitu unsur abiotik dan biotik meliputi lahan, sungai, hutan, sawah, dan ekosistem. Faktor-faktor yang menghambat dari pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar adalah waktu tempuh yang relatif lama dan kendala cuaca. Hasil belajar afektif siswa menunjukkan pada kategori “Baik” dengan skor rata-rata presentase 76,18. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t berada pada daerah penolakan Ho sehingga koefisien korelasi signifikan. Nilai koefisien determinasi r² berada pada 42% y ang berarti pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata memberikan pengaruh 42% terhadap hasil belajar afektif siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan memanfaatkan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar geografi berbasis ekowisata menghasilkan hasil belajar afektif siswa baik. Siswa lebih antusias dalam mempelajari lingkungan hidup. Sehingga pemanfaatan desa wisata Keseneng sebagai sumber belajar perlu dikembangkan lagi. Kepada guru dan sekolah untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar untuk sumber belajar yang mudah dijangkau dan bermanfaat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan, Desa Wisata, Ekowisata, Hasil Belajar Afektif
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 11:53
    Last Modified: 12 Nov 2015 11:53

    Actions (login required)

    View Item