FAKTOR PENYEBAB PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA SEMARANG

Eko Rismawan, 3401405064 (2009) FAKTOR PENYEBAB PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (FAKTOR PENYEBAB PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA SEMARANG) - Published Version
Download (952Kb)

    Abstract

    Di era globalisasi saat ini manusia dituntut untuk mempunyai mobilitas yang tinggi, khususnya pada daerah perkotaan yang masyarakatnya setiap hari selalu bepergian dari tempat satu ke tempat lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagaian besar masyarakat menggunakan jalur darat (jalan raya) untuk melakukan mobilitasnya karena jalan raya merupakan jalur perhubungan yang murah dari pada jalur perhubungan air dan udara. Pada tahun 2007-2008 sangat banyak orang yang membutuhkan sepeda motor untuk kebutuhan transportasi, Peningkatan jumlah sepeda motor dari tahun ke tahun terus mengalami penambahan sehingga hal tersebut mempengaruhi kehidupan lalu lintas dan menimbulkan beberapa permasalahan antara lain sering terjadi kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor di Kota Semarang dan upaya apa sajakah yang telah dilakukan POLWILTABES Semarang dalam menanggulangi pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor di Kota Semarang. Sedangkan manfaat dari penelitian ini untuk memberi wawasan pada pengendara sepeda motor agar tidak melanggar peraturan lalu lintas baik yang disengaja atau tidak disengaja dan mematuhi segala peraturan lalu lintas yang berlaku. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penilititian yang memaparkan berbagai data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode interaksi dengan tahap-tahap analisis data adalah mengumpulkan data, reduksi data, analisis dan penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor di Kota Semarang disebabkan oleh manusia itu sendiri karena kurangnya kesadaran akan peraturan berlalu lintas dan kepentingan-kepentingan manusia yang berlainan menyebabkan manusia ceroboh, lalai, bahkan kesengajaan menjadi faktor dominan terjadinya pelanggaran lalu lintas di Kota Semarang, seperti tidak membawa helm, melawan rambu lalu lintas, menerobos lampu lalu lintas, melewati batas marka jalan, dan melewati batas beban aman kendaraan (motor dinaiki oleh 3 orang). Sedangkan upaya yang dilakukan Polisi Lalu Lintas dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor adalah dengan cara menggelar patroli lalu lintas secara teratur dan dalam pemberian sanksi pada pelanggar sepeda motor sesuai dengan pelanggarannya, selain itu patroli lalu lintas dilakukan pada jam padat lalu lintas. Menurut sifat tugasnya patroli lalu lintas dilakukan secara mandiri dan gabungan. Saran yang diberikan pada pelanggar lalu lintas yaitu perlunya memiliki sikap kesadaran hukum berlalu lintas pada masyarakat demi tercapainya kondisi aman, lancar, tertib dan selamat di jalan raya. Selain itu sikap mental aparat kepolisian harus diperbaiki demi tegaknya hukum dan dalam pemberian sanksi yang diberikan pada pelanggar lalu lintas harus sesuai dengan jenis pelanggarannya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pelanggaran Lalu Lintas, Pengendara Sepeda Motor
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    K Law > K Law (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 04 May 2011 02:46
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:41

    Actions (login required)

    View Item