PENYELENGGARAAN PROGRAM KELOMPOK BELAJAR USAHA ( KBU ) DI PKBM KARTIKA KABUPATEN PURBALINGGA

Diana Novita Nikentari Putri, 1201411029 (2015) PENYELENGGARAAN PROGRAM KELOMPOK BELAJAR USAHA ( KBU ) DI PKBM KARTIKA KABUPATEN PURBALINGGA. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1422Kb)

    Abstract

    Program Kelompok Belajar Usaha (KBU) merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan yang menitik beratkan pada pendidikan ketrampilan dan pelatihan berusaha bagi warga masyarakat yang berpendidikan rendah dan miskin. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanama penyelenggran program kelompok belajar usaha di PKBM Kartika Kabupaten Purbalingga dan 2) bagaimana kelebihan dan kekurangan program kelompok belajar usaha di PKBM Kartika Kabupaten Purbalingga. Dalam penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan terdiri dari , 2 pengelola PKBM, 2 tutor PKBM, 5 warga belajar di PKBM Kartika, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik yang digunakan untuk pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini adalah Triangulasi Sumber. Hasil yang diperoleh dalam penelitian bahwa dalam penyelnggran program kelompok belajar usaha mencangkup tiga aspek yang yang harus ada yaitu perencanaan, pembelajaran dan evaluasi. Program kelompok belajar usaha yang ada di PKBM Kartika memilikim kekurangan dalam pelaksanaan programnya. Kekurangan program meliputi : 1) Tidak adanya monitoring rutin dari pihak PKBM atas warga belajar yang sudah tidak ikut dalam PKBM. 2) Kegiatan yang berlangsung terkadang tidak sesuai dengan perencanaan awal atau tidak sesui dengan petunjuk pelaksanaan kegiatan karena kondisi warga belajarnya. 3) Kegiatan pembelajaran yang berlangsung sering tidak kondusif karena minimnya sarana dan prasarana dengan banyaknya warga belajar. 4)Kegiatan evalusi juga kurang berjalan dengan baik karena kurangnya pengawasan dari tutor dan pihak PKBM. 5)Dana yang di berikan untuk usaha yang di bilang kurang memedai. 6) Kekompakan kelompok yang suatu saat dapat berubah menjadi individualis. 7) Jiwa wirausaha yang di miliki warga belajar tidak merata pada warga belajar. 8) Masih sangat bergantung pada sosok seorang pemimpin. Saran-saran yang disampaikan yaitu (1) Program kelompok belajar usaha bagi masyarakat Desa Tumanggal supaya pembelajaran dan pendampingannya lebih ditingkatkan lagi.(2)di siapka dana sampingan untuk kegiatan di luar PKBM. (3) adanya kerja sama dari Dinas Pendidikan dengan instansi lain, seperti Dinas Perdagangan atau menggandeng pengusaha.(4) untuk PKBM juga di harapkan dapat membuka suatu gallery untuk tempat hasil produksi dari PKBM.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kelompok belajar usaha, kekurangan program KBU
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: imanda fachruddin unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 08:22
    Last Modified: 11 Nov 2015 08:22

    Actions (login required)

    View Item