PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NONFORMAL MELALUI KECAKAPAN HIDUP WARGA BELAJAR PAKET C PADA KETERAMPILAN MENJAHIT DI SKB SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG

RIZKY AJHARIE, 1201411075 (2015) PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NONFORMAL MELALUI KECAKAPAN HIDUP WARGA BELAJAR PAKET C PADA KETERAMPILAN MENJAHIT DI SKB SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1989Kb)

    Abstract

    Sedikitnya lapangan pekerjaan, kurangnya skill atau keahlian yang dimiliki sehingga susah terjun langsung ke lapangan pekerjaan merupakan penyebab bertambahnya jumlah pengangguran. Melalui SKB Susukan Kabupaten Semarang memberikan bekal keterampilan dan kecakapan hidup kepada warga belajar yang belum beruntung. Rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana perencanaan keterampilan menahit, bagaimana pelaksanaan keterampilan menjahit, bagaimana manfaat keterampilan menjahit, apa saja kendala yang dihadapi dalam keterampilan menjahit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perencanaan dan pelaksanaan keterampilan menjahit, manfaat keterampilan menjahit serta kendala yang dihadapi dalam keterampilan menjahit. Pendekatan penelitian kualitatif. Subyek penelitian berjumlah 4 orang terdiri dari Kepala SKB, 1 tutor keterampilan, dan 2 warga belajar paket C kelas XI dengan informan berjumlah 2 orang terdiri dari pamong belajar dan staf tata usaha. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu perencanaan meliputi rekrutmen tutor keterampilan, persiapan warga belajar mulai dari pengenalan alat dan bahan untuk menjahit, pemberian materi dengan teori kemudian praktek, persiapan sarana prasarana, dan pengecekan peralatan menjahit sebelum digunakan. Pelaksanaan dimulai dengan menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan penugasan, teori di kelas, praktek dilaksanakan di ruang menjahit, proses keterampilan menjahit, dan evaluasi dilakukan dengan cara ujian tertulis, ujian keterampilan. Manfaat program keterampilan menjahit adalah mendapatkan bekal keterampilan dan kemandirian mental agar bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri. Kendala yang dihadapi yaitu rendahnya motivasi warga belajar karena belum merasa membutuhkan dan alokasi untuk waktu pembelajaran terbatas. Simpulan dari penelitian ini yaitu pelaksanaan keterampilan menjahit kurang lebih 80% sudah sesuai dengan perencanaan. Pelaksanaan dilakukan dengn teori dan praktek menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan penugasan. Saran yang diberikan adalah dari pihak penyelenggara lebih menambah jumlah mitra kerja supaya warga belajar lebih yakin dengan adanya program keterampilan menjahit.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pendidikan kecakapan hidup, keterampilan menjahit
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    L Education > LC Special aspects of education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 10 Nov 2015 10:11
    Last Modified: 10 Nov 2015 10:11

    Actions (login required)

    View Item