FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCAPAIAN PETUGAS TERHADAP CASE DETECTION RATE (CDR) PADA PROGRAM TB PARU DI KABUPATEN REMBANG

Dewi Ratnasari, 6411410088 (2015) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCAPAIAN PETUGAS TERHADAP CASE DETECTION RATE (CDR) PADA PROGRAM TB PARU DI KABUPATEN REMBANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1571Kb)

    Abstract

    Permasalahan dalam penelitian ini adalah Kabupaten Rembang mempunyai angka penemuan kasus tuberkulosis paru BTA positif (CDR TB) di bawah target nasional yang telah ditetapkan. Tanpa penemuan kasus dan pengobatan maka program pemberantasan tuberkulosis paru tidak akan berhasil, sehingga proses penemuan tuberkulosis paru BTA (+) oleh petugas sangat menentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencapaian petugas terhadap Case Detection Rate (CDR) pada program TB paru di Kabupaten Rembang. Metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study untuk penelitian kuantitatif dan metode deskriptif kualitatif untuk penelitian kualitatif. Sampel berjumlah 32 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan pencapaian petugas terhadap Case Detection Rate (CDR) pada program TB paru di Kabupaten Rembang adalah pengetahuan petugas (p = 0,008), pelatihan petugas (p = 0,021), tugas rangkap petugas (p = 0,002), penjaringan suspek TB secara aktif (p = 0,002),dan sikap petugas (p =0,021). Sementara itu tidak ada hubungan antara faktor tingkat pendidikan (p = 0,637), masa kerja (p = 0,253), dan motivasi (p = 1,000). Saran yang diberikan adalah memperkuat kegiatan penjaringan suspek TB secara aktif serta bisa membentuk kader khusus TB di Kabupaten Rembang. The main problem of this research that Rembang's Case Detection Rate of TB is under the national target. Without the case detection and medicinal treatment, the TB program can not be succesful, so it needs the detection of tuberculosis BTA (+) by some officers. This research using analytic observational with cross sectional approach for quantitative research and descriptive qualitative for qualitative research. The sample of this research were 32 officers. The data was analized by using chi square test. The result showed that factors related to the officer’s achievement towards Case Detection Rate (CDR) on tuberculosis program in Rembang district were officers' knowledge (p = 0,008), training (p = 0,002), double duty of officers (p =0,002), TB suspect screening actively (p = 0,002) and attitude (p = 0,021). Meanwhile, there were no relation between educational grade (p = 0,637), term of work (p = 0,253), and motivation (p =1,000). Suggestion for this research are would better to streghten the TB suspect screening actively and to form special cadres for tuberculosis program in Rembang district.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Case Detection Rate (CDR), TB (tuberkulosis). Case Detection Rate (CDR), TB (tuberculosis).
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
    R Medicine > RB Pathology
    R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
    R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 09 Nov 2015 23:08
    Last Modified: 09 Nov 2015 23:08

    Actions (login required)

    View Item