KEANEKARAGAMAN MOLEKULER DURIAN BERDASARKAN FRAGMEN INTERNAL TRANSCRIBED SPACERS (ITS) DNA RIBOSOMAL MELALUI ANALISIS PCR-RFLP

Rohati Uswahdani Hikmah , 4450406007 (2013) KEANEKARAGAMAN MOLEKULER DURIAN BERDASARKAN FRAGMEN INTERNAL TRANSCRIBED SPACERS (ITS) DNA RIBOSOMAL MELALUI ANALISIS PCR-RFLP. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1436Kb)

    Abstract

    Buah durian merupakan salah satu jenis buah-buahan tropis yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil buah durian yang memiliki keanekaragaman. Salah satu daerah penghasil durian di Indonesia yaitu di Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah. Buah durian memiliki bermacam-macam kultivar dengan ciri morfologi yang sulit dibedakan. Kepastian identitas kultivar durian menjadi sangat penting untuk menghindari kekeliruan khususnya dalam budidaya dengan tujuan komersial. Market atau pasar membutuhkan identitas kultivar durian yang jelas. Kepastian identitas juga sangat penting sebagai informasi mendasar dalam peningkatan efisiensi dan pengembangan pemuliaan durian. Identifikasi molekuler dipandang lebih akurat dibandingkan karakter morfologi. PCR-RFLP merupakan salah satu metode untuk menganalisis DNA menggunakan perbedaan panjang fragmen hasil pemotongan dengan enzim restriksi endonuklease. Perbedaan panjang fragmen ini dapat dilihat menggunakan elektroforesis gel agaros, sehingga dapat ditentukan sidik jari dari masing kultivar durian yang didasarkan pada masing-masing markernya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 11 aksesi durian yang diambil secara acak di Kecamatan Gunungpati, Semarang. Sampel tersebut diisolasi DNA kemudian diamplifikasi menggunakan PCR. Hasil amplifikasi kemudian dipotong menggunakan enam enzim restriksi Bsp1431, AluI, Eco471, BsuRI, Ade1 dan Mph11301. Fragmen hasil pemotongan kemudian dianalisis sidik jari menggunakan gel agaros. Hasil penelitian 11 aksesi durian yang diteliti menunjukkan bahwa enzim Bsp1431 memiliki dua situs spesifik yaitu memotong pada ukuran 550bp dan 120bp. Enzim BsuR1 memiliki situs pemotongan yang spesifik pada ukuran 600bp. Sedangkan enzim Eco471 memiliki situs pemotongan yang spesifik pada ukuran 450bp. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu didapatkan sidik jari yaitu oleh pemotongan menggunakan enzim Bsp1431 BsuR1 dan Eco471.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: keanekaragaman molekuler durian, ITS DNA ribosomal, PCR-RFLP
    Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 17 Apr 2015 08:44
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:27

    Actions (login required)

    View Item