KAJIAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA YANG TERKENA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEKSI 2 UNGARAN-BAWEN

Indah Dwi Septiyani , 3250407005 (2012) KAJIAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA YANG TERKENA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEKSI 2 UNGARAN-BAWEN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KAJIAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA YANG TERKENA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEKSI 2 UNGARAN-BAWEN) - Published Version
Download (4064Kb)

    Abstract

    Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunannya diwajibkan membayar sejumlah uang sesuai tarif yang telah ditentukan. Pembangunan jalan tol belum bisa mengatasi masalah secara keseluruhan, baik aspek geografis, demografis, politis, ekologi maupun sosial ekonomi, terutama bagi warga yang berada disekitar wilayah pembangunan jalan tol. Latar belakang penelitian ini yaitu timbulnya beberapa permasalahan yang menyangkut kondisi sosial ekonomi warga yang tinggal disekitar wilayah pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Masalah dalam penelitian ini: (1) apa saja penggunaan lahan yang terkena proyek jalan tol Ungaran-Bawen ?, (2) bagaimana perubahan luas kepemilikan lahan rumah tangga yang terkena pembangunan jalan tol ?, (3) bagaimana kondisi sosial ekonomi rumah tangga yang terkena proyek jalan tol Ungaran-Bawen sebelum dan setelah berjalannya proyek jalan tol tersebut ?. Tujuan penelitian ini: (1) mengidentifikasi jenis penggunaan lahan yang terkena proyek jalan tol Ungaran- Bawen, (2) mengetahui perubahan luas kepemilikan lahan rumah tangga yang terkena pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen, (3) mengetahui kondisi sosial ekonomi rumah tangga yang terkena proyek jalan tol Ungaran-Bawen sebelum dan setelah berjalannya proyek jalan tol. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 10 desa/kelurahan. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan teknik random sampling. Jumlah sampel penelitian ini diambil 15% yaitu 50 KK, yang terdiri dari 19 KK di Desa Klepu Kecamatan Pringapus dan 31 KK di Kelurahan Beji Kecamatan Ungaran Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah penggunaan lahan yang terkena proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen dan kondisi sosial ekonomi rumah tangga yang terkena proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Metode pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan angket. Metode analisis data menggunakan metode analisis peta dan metode deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis penggunaan lahan di Desa Klepu yang paling banyak terkena pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen yaitu permukiman, sedangkan di Kelurahan Beji penggunaan lahan yang paling banyak terkena yaitu lahan sawah. Rata-rata luas kepemilikan lahan permukiman di Desa Klepu mengalami kenaikan sedangkan kepemilikan lahan tegalan di Kelurahan Beji justru mengalami penurunan. Pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen menyebabkan berubahnya lokasi organisasi sosial yang diikuti warga di Desa Klepu, terutama bagi mereka yang rumahnya tergusur akibat pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Kondisi ekonomi yang berpengaruh yaitu jenis pekerjaan sampingan kepala keluarga di Kelurahan Beji, yaitu yang semula bekerja sebagai petani menjadi tidak mempunyai pekerjaan sampingan. Pendapatan rata-rata keluarga di Desa Klepu berubah dari Rp 2.992.000,- menjadi Rp 5.366.000,-, sedangkan di Kelurahan Beji dari Rp 2.514.000,- menjadi Rp 2.847.000,-. Kekayaan yang dimiliki seperti lahan bangunan rumah, kendaraan bermotor, dan barang elektronik juga mengalami perubahan. Desa Klepu setelah pembangunan jalan tol terdapat 36,8% yang memiliki luas tanah diatas 550 m2, sedangkan di Kelurahan Beji, luas tanah tidak mengalami perubahan, baik sebelum maupun setelah pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Desa Klepu, setelah pembangunan jalan tol, semua responden menjadi memiliki kendaraan bermotor, sedangkan di Kelurahan Beji responden yang memiliki kendaraan bermotor menjadi 87,1%. Sementara itu, total rata-rata pengeluaran di Desa Klepu berubah dari Rp 919.470,- menjadi Rp 1.435.790,-, sedangkan di Kelurahan Beji dari Rp 1.083.710,- menjadi Rp 1.559.350,-. Aksesibilitas yang berubah di Desa Klepu yaitu jarak tempuh dan kendaraan yang digunakan, baik untuk menuju tempat kerja maupun tempat berobat. Sedangkan di Kelurahan Beji yang berubah yaitu jenis kendaraan yang digunakan untuk menuju tempat kerja dan berobat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu jenis penggunaan lahan di Desa Klepu yang paling banyak terkena proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen yaitu lahan permukiman, sedangkan di Kelurahan Beji yaitu lahan sawah. Rata-rata kepemilikan lahan tanah di Desa Klepu mengalami kenaikan sebesar 187,79 m2, sedangkan rata-rata kepemilikan lahan tegalan di Kelurahan Beji justru mengalami penurunan sebesar 437,74 m2. Pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen menyebabkan berubahnya lokasi organisasi sosial yang diikuti warga di Desa Klepu, terutama mereka yang rumahnya tergusur akibat pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Berubahnya lokasi organisasi sosial mengharuskan mereka untuk menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru mereka, yang belum tentu bisa senyaman dulu. Perubahan yang terlihat pada kondisi ekonomi, yaitu kekayaan yang dimiliki oleh rumah tangga yang terkena proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen. Semua responden di Desa Klepu memiliki luas lahan dan bangunan yang lebih besar dibandingkan sebelum ada pembangunan jalan tol, sedangkan di Kelurahan Beji justru mengalami penurunan yang disebabkan karena responden memilih menggunakan uang hasil bagi untung untuk memenuhi kebutuhan lainya, seperti membeli kendaraan bermotor dan barang-barang elektronik serta untuk mendirikan tempat usaha baru. Pembagian uang hasil bagi untung memberikan dampak yang kurang baik bagi warga yang menerima uang tersebut, yaitu menimbulkan sifat konsumtif. Responden di Desa Klepu maupun Kelurahan Beji, sebagian besar membelanjakan uang mereka untuk membeli barang-barang elektronik yang dirasa kurang bermanfaat bagi mereka.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Jalan Tol, Penggunaan Lahan, Sosial Ekonomi
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 16 Apr 2014 13:30
    Last Modified: 16 Apr 2014 13:30

    Actions (login required)

    View Item