EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN STUDENTS CENTERED LEARNING (SCL) BERBASIS HANDOUT PADA KOMPETENSI DASAR MENDISKRIPSIKAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP N 1 UNGARAN

M. Muzamzam Diar Achda , 3201409030 (2013) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN STUDENTS CENTERED LEARNING (SCL) BERBASIS HANDOUT PADA KOMPETENSI DASAR MENDISKRIPSIKAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP N 1 UNGARAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN STUDENTS CENTERED LEARNING (SCL) BERBASIS HANDOUT PADA KOMPETENSI DASAR MENDISKRIPSIKAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA K) - Published Version
Download (2332Kb)

    Abstract

    Proses pembelajaran secara konvensional menempatkan guru sebagai sumber belajar yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa. Hal yang masih dirasa kurang dalam proses pendidikan konvensional adalah kurangnya latihan problem solving. Belajar secara problem solving adalah learning to learn, yaitu kemampuan yang dicapai akan membantu siswa belajar selanjutnya. Pada Pendekatan Metode pembelajaran Students Centered Learning (SCL), pembelajar memiliki tanggung jawab penuh atas kegiatan belajarnya, terutama dalam bentuk keterlibatan aktif dan partisipasi siswa. Efektifitas adalah tingkat keberhasilan pelaksanaan metode pembelajaran. Pembelajaran efektif berkaitan langsung dengan keberhasilan pencapaian pengalaman belajar. Handout adalah bahan tertulis yang disiapkan oleh seorang guru untuk memperkaya pengetahuan peserta didik terdiri dari dua unsur, yaitu identitas handout dan materi pokok atau materi pendukung pembelajaran yang akan disampaikan. Tujuan penelitian yang pertama adalah mendiskripsikan pelaksanaan metode pembelajaran Students Centered Learning (SCL) berbasis handout pada Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Permasalahan Lingkungan Hidup dan Upaya Penanggulangannya dalam Pembangunan Berkelanjutan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP N 1 Ungaran. Kemudian yang kedua, untuk mencari tingkat efektivitas metode pembelajaran Students Centered Learning (SCL) berbasis handout pada Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Permasalahan Lingkungan Hidup dan Upaya Penanggulangannya dalam Pembangunan Berkelanjutan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP N 1 Ungaran. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Ungaran 2012/2013 yang terdiri dari 8 kelas dengan total 200 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu seluruh siswa memperoleh materi pelajaran IPS yang sama, buku yang digunakan siswa sama, siswa diampu oleh guru yang sama, dan jadwal pelajaran IPS berada pada jam yang sama. Sampel yang memenuhi pertimbangan tersebut adalah kelas VIIIC (kelas eksperimen) dan kelas VIII H (kelas kontrol). Metode pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi, angket dan tes. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif persentase dan deskriptif kuantitatif inferensial menggunakan t-test. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pembelajarannya berkategori baik dilihat dari hasil pengamatan kinerja guru/ peneliti setiap pertemuan yang selalu mengalami peningkatan. Rata-rata dari dua observer masuk dalam kriteria baik yaitu 78%, dengan pertemuan pertama 61% naik hingga 77,5% di pertemuan kedua dan naik lagi di pertemuan ketiga menjadi 94,5%. Tingkat efektivitasnya dilihat dari hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen dengan rata-rata nilai tes evaluasi sebesar 80,72 dengan rentang nilai tertinggi sebesar 90,90 dan nilai terendah 68,36. Sedangkan kelas kontrol rata-ratanya sebesar 72,00, dengan nilai tertinggi 81,81 dan nilai terendah 59,09. Hasil belajar kognitif dapat diketahui dari uji t yang menghasilkan thitung > ttabel yaitu 5,88 > 2,01 dengan dk = 48 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Hasil belajar afektif menghasilkan rata-rata klasikal kelas eksperimen 71,5% berkategori baik sedangkan rata-rata klasikal kelas kontrol hanya 57% yang berkategori cukup baik, dari sinilah dapat disimpulkan bahwa pembelajaran ini efektif. Ketuntasan hasil belajar individu maupun klasikal melalui uji t terhadap nilai kelas eksperimen yang mana thitung > ttabel yaitu 5,10 > 2,06 , sehingga Ho ditolak Ha diterima yang artinya siswa telah mampu mencapai ketuntasan belajar individu. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal, kelas eksperimen juga telah mencapai ketuntasan, karena 88% siswa nilainya ≥ 75. Hasil belajar kelas ekperimen secara klasikal sebesar 80,72. Ketuntasan nilai KKMnya pun tuntas karena 88% siswa nilainya ≥ 75, dengan rentang nilai tertinggi 90,90 dan terendah 68,36. Pembelajaran ini pun mendapat respon positif dari siswa dilihat dari persentase rata-rata persiswanya, mayoritas siswa dari 25 siswa sangat tertarik yakni 72% dan sisanya 28% tertarik. Rata-rata klasikalnya diketahui dari analisis deskriptif persentase yang menghasilkan persentase sebesar 85%, yang mana nilai tersebut dikategorikan sangat tertarik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Efektif, Students Centered Learning (SCL), handout.
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 15 Apr 2014 11:31
    Last Modified: 15 Apr 2014 11:31

    Actions (login required)

    View Item